Home / Aceh Barat Daya / Pemerintah

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Karhutla Jadi Ancaman, Bupati Abdya Kerahkan Lintas Instansi

mm Teuku Nizar

Bupati Safaruddin mengecek kesiapan pasukan serta peralatan dalam rangka apel pasukan cegah Karhutla. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Bupati Safaruddin mengecek kesiapan pasukan serta peralatan dalam rangka apel pasukan cegah Karhutla. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Aceh Barat Daya — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Mengantisipasi ancaman tersebut, Pemkab Abdya bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar apel gelar pasukan, Senin (31/8/2026).

Apel berlangsung di halaman Kantor Bupati Abdya dan Bupati Abdya Dr. Safaruddin langsung memimpin apel tersebut.

Kegiatan itu turut dihadiri Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi, Kapolres Abdya AKBP Ade Gita Rachmadi B.

Kajari Abdya Kardono, SH, MH, serta Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Rana Mega Al Amin, Danyon T Mayor Inf Rocky Maracilu.

Baca Juga :  Bupati Aceh Selatan Buka Bazar UMKM 

Safaruddin mengecek langsung kesiapan personel, peralatan, dan koordinasi antarinstansi dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Abdya.

“Karhutla saat ini bukan lagi persoalan yang hanya terjadi di wilayah tertentu. Ketika cuaca kering dan aktivitas manusia tidak dengan kehati-hatian, kebakaran dapat dengan cepat meluas dan menimbulkan dampak yang jauh lebih besar,” kata Safaruddin dalam amanatnya.

Ia mengatakan Abdya memiliki pengalaman yang harus menjadi peringatan.

Pada akhir Mei 2026, kebakaran lahan terjadi di kawasan Gampong Teladan Jaya, Kecamatan Babahrot.

Petugas bersama masyarakat berhasil mengendalikan api. Namun, kejadian tersebut menunjukkan potensi Karhutla tetap mengancam wilayah Abdya, terutama ketika kondisi cuaca mendukung terjadinya kebakaran.

Baca Juga :  Jelang Ramadhan, Wagub Aceh dan Plt Sekda Aceh Besar Pastikan Stok Beras Aman

Safaruddin menegaskan pemerintah tidak boleh menunggu api membesar untuk bergerak.

Pemkab Abdya, kata dia, akan memperkuat kesiapsiagaan personel, peralatan, pemantauan kawasan rawan, serta koordinasi lintas sektor.

“Namun, pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Pencegahan kebakaran hutan dan lahan adalah tanggung jawab kita bersama dan seluruh elemen masyarakat, terutama saat musim kemarau,” ujarnya.

Dalam apel tersebut, Pemkab Abdya mengerahkan personel dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri.

Serta BPBK, pemadam kebakaran, Manggala Agni, Satpol PP, relawan, petugas kesehatan, ASN hingga PPPK.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Kembali Imbau Orang Tua antar Anak pada Hari Pertama Sekolah

Sejumlah sarana pendukung juga disiagakan, antara lain mobil pemadam kebakaran, sepeda motor, bus sekolah, ambulans, mesin pompa air, dan alat pelindung diri (APD).

Bupati kemudian mengimbau masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan pertanian, perkebunan maupun pekarangan dengan cara membakar.

Ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan segera melaporkan titik api kepada petugas agar penanganan dapat segera sebelum api meluas.

Pemkab Abdya juga mendorong penguatan koordinasi hingga tingkat kecamatan dan gampong sebagai bagian dari upaya mencegah Karhutla sejak dini.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Daerah

DKP Simeulue Usulkan Revitalisasi Pasar Ikan Pajak Inpres Masuk APBK Perubahan

Aceh Barat Daya

Diduga Ada Ulat dalam Menu MBG Aceh Barat Daya, Pengawasan Dapur MBG di Pertanyakan 

Aceh Barat Daya

Tim Dokter Umum RSUTP Juara Dramatisasi BHD

Aceh Besar

Wakil Bupati Aceh Besar Lantik Pengurus KABY Yogyakarta

Aceh Besar

Disdukcapil Aceh Besar Bahas Perubahan Renja OPD Tahun 2025

Aceh Barat Daya

HUT RI ke-81, Gampong Geulumpang Payong Gelar Lomba Kemerdekaan dan Jalan Santai

Daerah

Sekjen Kemendagri Tekankan Pentingnya Pemda Aceh Lakukan Terobosan Kreatif untuk Perkuat PAD

Nasional

Libur Panjang Idul Fitri, Kemenko Polkam Pastikan Keamanan dan Penyelenggaran Pelayanan Publik Berjalan Optimal