Home / Aceh Barat Daya / Tni-Polri

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Dandim Abdya Minta Apel Gelar Pasukan sebagai Momentum Kesiapan Hadapi Karhutla

mm Teuku Nizar

Dandim 001/Abdya, Letkol Inf Rana Mega Al-Amin berbincang dengan personil Damkar BPBK Abdya disela-sela Apel Gelar Pasukan kesiapan penanganan Karhutla. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Dandim 001/Abdya, Letkol Inf Rana Mega Al-Amin berbincang dengan personil Damkar BPBK Abdya disela-sela Apel Gelar Pasukan kesiapan penanganan Karhutla. Foto. Dok. Teukunizar/noa.co.id

Aceh Barat Daya — Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Rana Mega Al-Amin mengajak masyarakat menjadikan apel gelar pasukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sebagai momentum memperkuat kesiapan bersama menghadapi potensi kebakaran di wilayah Aceh Barat Daya (Abdya).

Ajakan tersebut disampaikan Rana Mega Al-Amin usai mengikuti apel gelar pasukan kesiapan penanganan Karhutla bersama Pemerintah Kabupaten Abdya dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di halaman Kantor Bupati Abdya, Senin (31/8/2026).

Menurut Dandim, kesiapan menghadapi Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat.

Baca Juga :  P2K Terima Pengunduran Diri Calon Keuchik

Masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah kebakaran, terutama ketika kondisi cuaca kering meningkatkan potensi munculnya titik api.

Ia mengajak masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, khususnya membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

Rana Mega Al-Amin juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada aparat atau petugas terkait jika menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Kita harus mengedepankan pencegahan. Jangan sampai api sudah membesar baru kita melakukan penanganan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Hadiri Pengukuhan Pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) Masa Bhakti 2026–2031

Dandim menilai koordinasi lintas sektor menjadi salah satu kunci menghadapi Karhutla.

“TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBK, pemadam kebakaran, Satpol PP, relawan, serta masyarakat perlu membangun komunikasi dan bergerak cepat ketika muncul potensi kebakaran,” katanya.

Dalam apel tersebut, Pemkab Abdya mengerahkan personel dari berbagai unsur sekaligus menyiagakan sejumlah sarana pendukung.

Peralatan itu antara lain mobil pemadam kebakaran, sepeda motor, ambulans, mesin pompa air, bus sekolah, serta alat pelindung diri (APD).

Baca Juga :  Gelar Wayang Kulit Lakon Wahyu Cakraningrat, Kapolri: Sinergisitas TNI, Polri, Rakyat Makin Kuat 

Rana Mega Al-Amin berharap kesiapan tersebut tidak hanya terlihat saat apel, tetapi terus terjaga hingga tingkat kecamatan dan gampong.

“Kesiapsiagaan harus kita bangun bersama. Pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat harus memiliki kepedulian yang sama terhadap pencegahan Karhutla,” katanya.

Ia kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan pertanian, perkebunan dan pekarangan dengan cara membakar.

Menurutnya, langkah pencegahan sejak dini jauh lebih efektif daripada menangani kebakaran yang sudah meluas.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Tni-Polri

Kapolda Aceh Hadiri Secara Virtual Pembukaan Pekan Olahraga Polri Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke 80

Aceh Barat Daya

Tali Kasih TNI, Wujudkan Mimpi Warga Desa Tertinggal

Tni-Polri

Abang Becak di Banda Aceh Terima Sirup dari Dirlantas Polda Aceh, Ini Jumlahnya

Aceh Barat Daya

KKP ke Abdya, Bantuan Aspirasi Jamaluddin Idham Disiapkan

Daerah

Danrem 011/Lilawangsa Pimpin Sertijab 3 Pejabat Dandim, Ini Penggantinya

Tni-Polri

Polda Aceh Telah Bangun 206 Sumur Bor di Wilayah Terdampak Bencana

Daerah

Pangdam IM Tinjau Perlombaan Renang Militer Antar Satuan, Momentum Peringatan HUT ke-68 Kodam IM

Tni-Polri

Menteri Pertanian Sebut Pangdam IM adalah Pangdam Terbaik di Bidang Ketahanan Pangan