Home / Internasional / Peristiwa

Selasa, 3 Juni 2025 - 11:50 WIB

Kemlu RI Ungkap Kronologi WNI Jemaah Haji Ilegal Meninggal di Gurun

mm Redaksi

Ilustrasi gurun (Foto: BBC)

Ilustrasi gurun (Foto: BBC)

Jakarta – Otoritas Keamanan Arab Saudi melakukan operasi razia besar-besaran sebagai persiapan menjelang puncak haji 2025. Setidaknya 11 warga negara Indonesia (WNI), termasuk SM yang ditemukan tewas di tengah gurun, terjaring razia tersebut lantaran kedapatan menggunakan visa non-haji.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) Judha Nugraha mengungkapkan kronologinya.

“KJRI Jeddah tengah berkoordinasi dengan wilayah Jumum dan didapatkan informasi bahwa [SM] ditemukan meninggal pada tanggal 27 Mei 2025 di tengah gurun,” kata Judha.

Awalnya, SM bersama 10 WNI lainnya, yang sudah tertangkap razia, hendak memaksa masuk ke Makkah secara nonpresedural. Diusir ke Jeddah, SM bersama dua WNI inisial J dan S, justru memaksa kembali masuk ke Makkah.

Baca Juga :  Kisah Kelam LGBT di Aceh, dicambuk 159 kali

“Berdasarkan penyelidikan sebelumnya diketahui bahwa almarhum bersama 10 rekan yang lain telah ditangkap dalam proses razia dan kemudian diarahkan untuk meninggalkan wilayah Makkah untuk ke Jedaah. Namun, kemudian almarhum bersama dua WNI lainnya memaksakan diri untuk kembali ke Makkah dengan melalui wilayah gurun menggunakan jasa taksi,” beber Judha.

Pada perjalanan kedua ini, SM dan dua WNI lainnya tersebut ditinggalkan oleh sopir taksi di tengah gurun karena adanya razia yang dilakukan polisi Saudi. Beberapa waktu kemudian, SM ditemukan tewas, sedangkan dua rekan lainnya selamat dan telah dibawa ke rumah sakit.

Baca Juga :  WNI dapat Gunakan QRIS di Rumah Sakit Adventist Penang

Menurut Judha, Pemerintah RI kemudian menyampaikan kondisi yang dialami SM kepada keluarganya. Jenazah SM saat ini masih berada di Saudi untuk penanganan lebih lanjut.

“Kementerian Luar Negeri dan KJRI Jeddah telah menghubungi pihak keluarga untuk menyampaikan rasa duka cita sekaligus memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah penanganan terhadap jenazah almarhum. Dapat kami sampaikan bahwa jenazah almarhum saat ini masih berada di rumah sakit forensik untuk proses visum,” ujarnya.

Judha mengatakan pihaknya siap untuk memberikan bantuan kepada pihak keluarga SM terkait dengan proses pemulasaran sesuai dengan keinginan keluarga. Kemlu juga mengimbau para WNI agar melaksanakan ibadah haji sesuai prosedur yang berlaku.

Baca Juga :  Kemlu pulangkan jenazah WNI Asal Riau korban penembakan di Malaysia

Diketahui, aparat Keamanan Arab Saudi telah mengusir lebih dari 205.000 orang dari seluruh negara yang kedapatan melakukan ibadah haji secara ilegal di Makkah.

“Petugas Keamanan Publik telah menangkap 1.239 orang yang berupaya mengangkut jemaah haji ilegal, dan menjatuhkan sanksi kepada lebih dari 75.000 pelanggar peraturan haji. Tim keamanan juga menggerebek lebih dari 415 kantor haji palsu,” katanya dikutip dari Saudi Gazzete, media resmi Kerajaan Saudi, Senin (2/6/2025).

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Internasional

Di Hari Pangan Sedunia, FAO serukan aksi kolektif untuk menyediakan pangan sehat bagi seluruh masyarakat Indonesia

Internasional

Sinergi Maritim, Bakamla RI Dorong Formalisasi ACF ke Sekjen ASEAN

Advetorial

Illiza Perkuat Posisi Banda Aceh di Forum Internasional UCLG ASPAC
luapan sungai jambo ayee

Peristiwa

Luapan Jambo Ayee Kejutkan Warga, Rumah Mulai Terendam

Peristiwa

Empat Unit Rumah Terbakar di Lhokseumawe

Peristiwa

Turut berduka, Emiko Asda Sambangi dan memberikan santunan Keluarga Korban Longsor Tambang

Hukrim

91 WNI Diduga Korban TPPO, 44 Diantaranya bisa dipulangkan Ke Tanah Air

Internasional

Menlu RI Bertemu Menlu Latvia di Jakarta Bahas Kerja Sama Bilateral