Home / Internasional / Peristiwa

Minggu, 4 Januari 2026 - 14:10 WIB

Kemlu RI: Venezuela dalam Keadaan Aman, WNI Tetap Tenang namun Waspada

mm Redaksi

Foto : Gedung Pancasila Kementrian Luar Negeri Indonesia

Foto : Gedung Pancasila Kementrian Luar Negeri Indonesia

Jakarta – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) merespons serangan yang dilancarkan Amerika Serikat ke Venezuela. Kemlu melalui KBRI Caracas memastikan terus memantau perkembangan situasi Venezuela.

“Pemerintah Indonesia melalui KBRI Caracas terus memantau secara saksama perkembangan situasi di Venezuela. Bersama seluruh perwakilan RI di kawasan, KBRI Caracas secara aktif memastikan kondisi dan keselamatan seluruh warga negara Indonesia yang berada di Venezuela,” tulis Kemlu RI dalam akun X-nya, Sabtu (3/1/2026).

Kemlu memastikan Venezuela saat ini dalam keadaan aman. Pemerintah mengimbau WNI di Venezuela tetap tenang, tapi tetap meningkatkan kewaspadaan.

Baca Juga :  Kemlu RI bersama KBRI Phnom Penh terus kawal penanganan WNI yang meninggal dunia di Kamboja

“Saat ini seluruh WNI di Venezuela dilaporkan dalam keadaan aman. Pemerintah Indonesia mengimbau para WNI untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta terus menjalin komunikasi dengan KBRI Caracas.”

Lebih lanjut, Kemlu menyerukan kepada pihak terkait untuk mengedepankan penyelesaian secara damai melalui langkah-langkah de-eskalasi dan dialog. Ia meminta negara terlibat mengutamakan perlindungan terhadap warga sipil.

“Indonesia menegaskan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional dan prinsip-prinsip dalam Piagam PBB,” ujarnya.

Diketahui, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan negaranya secara sukses melancarkan serangan skala besar terhadap Venezuela. Pernyataan Trump ini disampaikan setelah rentetan ledakan dilaporkan terdengar di area Caracas, ibu kota Venezuela, pada Sabtu (3/1) dini hari.

Baca Juga :  Kemlu RI Pastikan 134 WNI di Nepal dalam kondidi aman

“Amerika Serikat telah berhasil melancarkan serangan skala besar terhadap Venezuela,” ucap Trump dalam pernyataan via media sosial Truth Social, seperti dilansir AFP, Sabtu (3/1/2026).

Pernyataan Trump ini menjadi konfirmasi pertama yang disampaikan AS, setelah pemerintahan Presiden Nicolas Maduro sebelumnya menuduh Washington melancarkan rentetan serangan terhadap instalasi militer dan sipil di beberapa wilayah Venezuela pada Sabtu (3/1) dini hari.

Baca Juga :  Seorang Warga di Aceh Ditemukan Tewas dengan Leher Terikat

Trump dalam pernyataannya juga menyebut Maduro dan istrinya ‘berhasil ditangkap’ dan telah ‘diterbangkan’ ke luar Venezuela. Trump tidak menjelaskan lebih lanjut soal penangkapan Maduro tersebut.

Dia hanya menyatakan operasi militer di Venezuela ini dilaksanakan bekerja sama dengan otoritas penegak hukum AS. Disebutkan Trump bahwa konferensi pers akan digelar pada Sabtu (3/1) siang waktu AS di kediamannya Mar-a-Lago di Florida.

“Detail lebih lanjut akan menyusul,” sebut Trump.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Internasional

Bangladesh Temukan 34 Mayat Pengungsi dari Myanmar

Hukrim

Lima Kabupaten di Aceh terjadi Karhutla, Polisi Kejar Pelaku Pembakaran

Internasional

Masa Depan Konservasi Orangutan

Peristiwa

Overstay, WN Iran Dideportasi Imigrasi Sabang

Daerah

Waspadai Upaya- Upaya Provokatif,  TNI  Amankan Pendemo Bersenjata Api di Lhokseumawe

Peristiwa

Akibat Mati Mesin, TNI AL Evakuasi Lima Penumpang Kapal Motor

Internasional

Kemlu RI: Pasukan perdamaian akan diterjunkan setelah ada mandat PBB

Daerah

Mabes AL Tanggapi Pernyataan LMND Terkait Maraknya penggunaan Pukat Harimau Di Aceh Singkil