Home / News

Selasa, 4 November 2025 - 15:09 WIB

Ketika AI Masuk ke Ruang Redaksi: Jurnalis Tak Bisa Lagi Menolak Kecanggihan Teknologi

mm Redaksi

Penyampaian materi oleh haresti tentang Pemanfaatan AI bisa mempermudah kerja redaksi. Selasa (04/11/2025) Foto:Dok. Aininadhirah/Noa.co.id

Penyampaian materi oleh haresti tentang Pemanfaatan AI bisa mempermudah kerja redaksi. Selasa (04/11/2025) Foto:Dok. Aininadhirah/Noa.co.id

Sabang— Kehadiran teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mulai mengubah cara jurnalis bekerja. Dalam Forum Komunikasi Mitra Jurnalis 2025 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Aceh di Mata Ie Resort, Sabang, para narasumber menyoroti bagaimana AI kini menjadi alat bantu penting dalam proses penulisan, riset, hingga penyuntingan berita. Selasa, (04/11/2025).

Anggota PWI (Persatuan Wartawan Indonesia), Haresti Aysy Amrihani, sebagai pemateri menjelaskan bahwa AI bukan sekadar tren, tetapi sudah menjadi bagian dari industri media modern.

Baca Juga :  Plt Sekda Aceh Hadiri Buka Puasa Bersama IKAPTK di Aula Perpustakaan Aceh

 “Dengan kehadiran AI ini bisa membantu industri media kita,” ujar Haresti.

Menurutnya, AI dapat mempercepat kerja redaksi dalam mengolah data, memeriksa fakta, hingga menulis draf berita secara otomatis. Salah satu bentuk AI yang paling populer saat ini adalah GPT (Generative Pre-trained Transformer)  sistem berbasis bahasa yang mampu menghasilkan teks layaknya manusia.

Baca Juga :  Tugu Titik Nol Kilometer Sabang Mulai Tak Aman Dikunjungi, Wisatawan Desak Pemko Reparasi Segera

“Dalam waktu dua bulan sejak diluncurkan, GPT sudah digunakan oleh lebih dari 100 juta pengguna. Bandingkan dengan aplikasi lain yang butuh waktu bertahun-tahun untuk mencapai angka itu,” tambahnya.

Pemanfaatan AI di bidang jurnalistik dinilai mampu membantu wartawan menghadapi tekanan industri media yang semakin menuntut kecepatan dan akurasi. Namun, para jurnalis juga diingatkan untuk tetap menjunjung tinggi etika dan keaslian karya jurnalistik di tengah penggunaan teknologi ini.

Baca Juga :  Plt Sekda: Pemerintah Aceh terus Perjuangkan Penambahan Kuota Haji

Diskusi ini menjadi momentum penting bagi jurnalis Aceh untuk memahami potensi sekaligus tantangan dari AI. Lebih dari sekadar alat bantu, teknologi ini kini menjadi mitra baru dalam proses kreatif dan profesional di ruang redaksi.[]

Editor: Amiruddin. MKReporter:

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

H. Muharram Idris: “Pers Harus Terus Menjadi Mitra Pemerintah dalam Membangun Aceh Besar”

News

Disdik Aceh Apresiasi Langkah Bupati Aceh Barat, Ajak Kepala Daerah Lain Bersama Bangun Karakter Anak Negeri

Nasional

Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Ini Pesan Bambang Haryo

Aceh Besar

DLH Aceh Besar Sisir Tumpukan Sampah di Darul Imarah 

Ekbis

Angkie Yudistia Tekankan Pentingnya Ekonomi Inklusif untuk Indonesia Emas 2045

News

Aksi Balap Liar di Gagalkan Tim Rimueng Satreskrim Polresta Banda Aceh 

Aceh Barat Daya

Pompa Utama Terbakar, Perumdam Tirta Abdya Kebut Pemulihan

Aceh Barat Daya

Jalan Komplek Pendidikan Padang Meurante Berlubang, Wali Siswa Keluhkan Akses Sekolah