Home / Aceh Besar / Kesehatan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Krisis Stok Obat Puskesmas Jadi Sorotan, Warga Minta APH Awasi Anggaran Pengadaan

mm Redaksi

Ketersediaan obat dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) di sejumlah puskesmas di Aceh Besar menjadi sorotan masyarakat, Rabu (12/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Ketersediaan obat dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) di sejumlah puskesmas di Aceh Besar menjadi sorotan masyarakat, Rabu (12/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Aceh Besar – Persoalan ketersediaan obat dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) di sejumlah puskesmas di Kabupaten Aceh Besar menjadi sorotan masyarakat. Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar terkait keluhan tersebut.
‎
‎Masyarakat meminta Dinas Kesehatan memberikan penjelasan terbuka mengenai kondisi stok obat di puskesmas, termasuk langkah yang telah dilakukan untuk memastikan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat tetap terpenuhi.
‎
‎Selain persoalan stok, publik juga mempertanyakan penggunaan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) yang dialokasikan untuk pengadaan obat-obatan pada tahun berjalan. Transparansi dinilai penting agar masyarakat mengetahui besaran anggaran, mekanisme pengadaan, hingga realisasi penggunaannya.
‎
‎“Kami berharap ada keterbukaan kepada publik terkait anggaran pengadaan obat-obatan, sehingga masyarakat dapat mengetahui sejauh mana anggaran tersebut direalisasikan,” ujar seorang warga.
‎
‎Masyarakat juga meminta aparat penegak hukum (APH) melakukan pengawasan dan penelusuran apabila dalam proses pengadaan maupun penggunaan anggaran ditemukan indikasi penyimpangan.
‎
‎Namun, dugaan tersebut tetap perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
‎
‎Sementara itu, Kepala Perwakilan YARA Aceh Besar, Muhammad Nur, berharap persoalan ini segera mendapat respons serius dari pemerintah daerah.
‎
‎Menurutnya, ketersediaan obat merupakan bagian penting dalam menjamin kualitas pelayanan kesehatan.
‎
‎Karena itu, pemerintah perlu memastikan distribusi obat berjalan baik, anggaran dikelola secara transparan, dan setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
‎
‎“Yang paling utama adalah memastikan pelayanan kesehatan masyarakat tidak terganggu. Jika ada persoalan dalam pengadaan atau distribusi obat, harus segera dijelaskan dan diperbaiki secara terbuka,” tegas Muhammad Nur.

Baca Juga :  Sekda Aceh Besar Hadiri Pelepasan CJH Kloter 1 Aceh di Asrama Haji

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Buka Bimtek Replikasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial 

Aceh Besar

Tekan Inflasi, Pemkab Aceh Besar Kembali Gelar Pasar Khusus di Montasik

Aceh Besar

Sekdakab Aceh Besar Serahkan Santunan Jaminan Kematian Bagi Aparatur Gampong

Aceh Besar

Pj Bupati Iswanto Sebut Aceh Besar Siap Kucurkan Dana Desa 2024, Empat Gampong telah Tuntaskan Dokumen APBG 2024

Aceh Besar

Buka Rapat Evaluasi Ketercapaian RPJMK, Ir H Mawardi: Untuk Melihat Konsistensi Rencana Kerja OPD Terhadap Program

Aceh Besar

Distan Aceh Besar Ajak Petani Untuk Membudidayakan Kacang Koro Pedang

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Terima Audiensi Badan Pekerja GeRAK Aceh 

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Siap Kendalikan Harga Jelang Idul Fitri 1446 H