Home / Aceh Barat / Pemerintah / Peristiwa

Rabu, 24 April 2024 - 18:45 WIB

Lagi, Penipuan yang Mengatasnamakan Pj Bupati Mahdi

mm Redaksi

Aceh Barat – Media sosial dan nomor WhatsApp yang mengatasnamakan Penjabat Bupati Aceh Barat, Mahdi, kembali dipakai untuk tindakan kriminal berupa penipuan.

Penjabat Bupati Aceh Barat Drs Mahdi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas penipuan semacam ini.

Mahdi meminta agar masyarakat berhati-hati dan tidak terpengaruh oleh informasi yang mengatasnamakan pejabat, termasuk mengatasnamakan dirinya sebagai Pj Bupati. “Saya pastikan jika itu penipuan,” ujarnya kepada awak media, Rabu, (24/04/24).

Baca Juga :  PC PERGUNU Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Nagan Raya

Mahdi, menegaskan bahwa penipuan yang mengatasnamakan dirinya telah beberapa kali terjadi. Dia telah memberikan instruksi kepada Diskominsa untuk menindaklanjuti masalah tersebut dengan serius guna mencegah terjadinya korban lebih lanjut.

Mahdi menekankan pentingnya upaya pencegahan dan penegakan hukum terhadap pelaku penipuan yang mencatut namanya untuk keuntungan pribadi.

“Diskominsa diminta untuk bertindak cepat dan efisien dalam menanggapi setiap laporan atau kecurigaan terkait penipuan semacam ini. Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak tergoda oleh tawaran atau informasi yang tidak valid dari pihak yang tidak jelas,” ucapnya.

Baca Juga :  Wakili Pj Bupati, Kaban Kesbangpol Aceh Besar Hadiri TIMPORA

Penjabat Bupati ini mengatakan seorang warga Aceh Besar telah menjadi korban penipuan setelah terjerat dalam modus penipuan yang menggunakan media sosial dan WhatsApp atas nama dirinya Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat akan meningkatnya kasus penipuan dengan menggunakan platform online.

Warga tersebut dilaporkan menjadi korban setelah menerima informasi palsu melalui media sosial dan WhatsApp, yang mengakibatkan kerugian finansial bagi korban, terangnya.

Baca Juga :  Pemkab Nagan Raya Cairkan THR ASN

Masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas penipuan online dan selalu memverifikasi informasi sebelum melakukan transaksi atau memberikan informasi pribadi. Pihak berwenang juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan setiap kecurigaan atau aktivitas mencurigakan terkait penipuan agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat. Semoga dengan tindakan preventif ini, tidak ada lagi korban yang terjerat dalam modus penipuan serupa, pungkasnya. **

Share :

Baca Juga

Hukrim

Penembakan oleh Anggota Kepolisian di Semarang dan Bangka: Bukti Arogansi dan Tindakan Sewenang-wenang Aparat

Nasional

Panglima TNI Hadiri Taklimat Awal Tahun 2026 Presiden RI di Hambalang

Peristiwa

Mobil Penumpang Tabrakan dengan Sepeda Motor di Aceh Timur, Empat Orang Meninggal

Daerah

Peresmian Memorial Living Park Pidie, Simbol Negara Hadirkan Keadilan

Aceh Besar

Muhammad Iswanto Resmikan Talud Lapangan Sepakbola

Internasional

Perkuat Kerja Sama Bilateral, Indonesia – Persatuan Emirat Arab Sepakati 8 Nota Kesepahaman

Aceh Barat

Wabup Aceh Barat Pimpin Rakor TKPK, Fokus Percepatan Penanggulangan Kemiskinan

Internasional

Indonesia Kecam Serangan Israel Ke Qatar