Sigli – Turnamen sepak bola Piala Bupati Pidie U-19 dijadwalkan bergulir mulai 14 November 2026. Ajang yang melibatkan 23 kecamatan di Kabupaten Pidie itu menelan anggaran Rp 200 juta.
Setiap kecamatan mendapat kesempatan mengirimkan satu tim untuk bersaing memperebutkan gelar juara. Turnamen tersebut diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian talenta muda sepak bola di Kabupaten Pidie.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pidie, Teuku Ikbal, mengatakan hal itu kepada NOA.co.id, Rabu (4/11/2026). Ia mengakui anggaran yang tersedia masih terbatas untuk membiayai seluruh kebutuhan penyelenggaraan.
Menurut Ikbal, dari total anggaran Rp 200 juta, setelah dipotong pajak hanya tersisa sekitar Rp 180 juta. Dana tersebut harus mencukupi berbagai kebutuhan turnamen, mulai dari hadiah juara, perangkat pertandingan, wasit hingga fasilitas lapangan.
“Yang kita selenggarakan ini terlebih dahulu untuk hiburan masyarakat, sekaligus membina pemain sepak bola,” kata Ikbal.
Ia menjelaskan, keterbatasan anggaran juga membuat panitia tidak memperoleh honor. Meski demikian, pemerintah daerah berharap turnamen tersebut tetap berjalan dan mampu melahirkan pemain-pemain potensial. “Ini event untuk mencari bibit pesepak bola yang handal,” ujarnya.
Untuk menambah daya saing kompetisi, panitia menyiapkan hadiah bagi empat tim terbaik serta penghargaan individu.
Juara pertama memperoleh Rp 40 juta sebelum dipotong pajak Rp 2 juta. Juara kedua mendapat Rp 25 juta dengan potongan pajak Rp 1,25 juta. Sementara juara ketiga memperoleh Rp 15 juta dan juara keempat Rp 10 juta.
Selain itu, penghargaan individu berupa top skor, pemain terbaik, pelatih terbaik dan penjaga gawang terbaik masing-masing mendapat Rp 2,5 juta. Setiap hadiah individu dikenakan pajak Rp 125 ribu.
Dengan keterlibatan 23 kecamatan, Piala Bupati Pidie U-19 diharapkan tidak sekadar menjadi kompetisi perebutan trofi dan hadiah. Lebih dari itu, turnamen ini menjadi kesempatan bagi pemain muda menunjukkan kemampuan, sekaligus membuka jalan menuju pembinaan sepak bola yang lebih serius di Pidie.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita















