Home / Daerah

Minggu, 4 Januari 2026 - 19:53 WIB

Makam Faqih Jalaluddin Al-Asyi di Pidie Dibersihkan, Warga Harap Perhatian Pemerintah

mm Redaksi

Pelestarian situs cagar budaya Makam Faqih Jalaluddin Al-Asyi di Gampong Dayah Tuha, Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie, pada Ahad 4 Januari 2026. Foto: NOA

Pelestarian situs cagar budaya Makam Faqih Jalaluddin Al-Asyi di Gampong Dayah Tuha, Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie, pada Ahad 4 Januari 2026. Foto: NOA

Pidie — Kepedulian terhadap pelestarian warisan sejarah dan budaya ditunjukkan oleh Keuchik Gampong Dayah Tuha, Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie, Abdullah, dengan memimpin langsung aksi bersih-bersih di kawasan situs cagar budaya Makam Faqih Jalaluddin Al-Asyi, Ahad (4/1/2026).

Kegiatan gotong royong tersebut melibatkan tokoh masyarakat, pemuda gampong, serta warga setempat yang secara sukarela membersihkan area makam dari semak belukar, sampah, dan tumbuhan liar yang mulai menutupi kawasan situs bersejarah tersebut.

Aksi gotong royong oleh masyarakat tersebut dilakukan sebagai wujud kepedulian bersama terhadap peninggalan sejarah Islam di Aceh.

Baca Juga :  Kemenko Polkam Kawal Sinkronisasi Qanun Aceh

Abdullah menyampaikan bahwa Makam Faqih Jalaluddin Al-Asyi memiliki nilai sejarah dan religius yang harus dijaga, sehingga keberadaannya perlu diperhatikan dan dirawat secara berkelanjutan.

Menurutnya, upaya pelestarian cagar budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab masyarakat gampong, tetapi juga membutuhkan dukungan dan perhatian dari pemerintah.

“Kami sangat butuh uluran tangan pemerintah provinsi untuk membantu kami membuat pagar di area makam. Dengan adanya pagar, makam ini akan lebih mudah kami jaga dan tidak lagi dimasuki ternak warga,” ujar Abdullah di sela-sela kegiatan gotong royong.

Baca Juga :  DPP BEM-TR Melakukan Silaturahmi Dengan Kapolres Aceh Singkil
Pelestarian situs cagar budaya Makam Faqih Jalaluddin Al-Asyi di Gampong Dayah Tuha, Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie, pada Ahad 4 Januari 2026. Foto: NOA

Ia juga berharap adanya perhatian dari instansi terkait di tingkat provinsi, untuk melihat langsung kondisi situs bersejarah tersebut, agar tidak terbengkalai dan rusak.

“Kami sangat berharap terkait di Provinsi agar sudi kiranya singgah ke tempat kami, supaya situs cagar budaya ini bisa mendapat perhatian dan perawatan yang layak,” tambahnya.

Selain membersihkan area makam, kegiatan gotong royong ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antar warga serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjaga nilai-nilai sejarah dan budaya lokal.

Keuchik Abdullah mengungkap, para pemuda gampong terlihat antusias ikut terlibat, mulai dari membersihkan lingkungan hingga merapikan akses menuju lokasi makam.

Baca Juga :  komitmen Kanwil Kemenkum Aceh Dukung Program Pemerintah Daerah

Tokoh masyarakat setempat turut mengapresiasi inisiatif Keuchik Gampong Dayah Tuha beserta warga. Mereka berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan, sehingga kondisi Makam Faqih Jalaluddin Al-Asyi tetap terawat dan terjaga.

Aksi bersih-bersih ini menjadi bukti nyata bahwa pelestarian cagar budaya dapat dimulai dari tingkat gampong melalui kolaborasi antara aparatur desa, tokoh masyarakat, dan warga, sembari menunggu dukungan nyata dari pemerintah agar warisan sejarah Aceh tetap lestari untuk generasi mendatang. []

Share :

Baca Juga

Daerah

Sulitnya Lapangan Pekerjaan di Simeulue, Warga Menjerit dan Mengadu Nasib ke Perantauan

Daerah

Seluruh Kegiatan PKK Punya Manfaat Bagi Pemkab Pidie, Kata Plt Sekda

Aceh Barat

POPDA XVII Ditutup, Aceh Barat Masuk 10 Besar

Daerah

BSI Adakan Kerja Sama Strategis dengan PLN UIW Aceh

Daerah

Kapolda Aceh Kunjungi DPRA, Perkuat Sinergi dalam Menjaga Stabilitas Kamtibmas

Daerah

Isa Alima Bertemu Sang Pencetus AKA

Aceh Besar

Pj Bupati Iswanto Ajak Semua Pihak Tingkatkan Sinergitas Untuk Capai Prestasi dan Pembangunan Aceh Besar

Daerah

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Tinjau Langsung Dampak Banjir dan Pengungsian Warga di Aceh Tamiang dan Bener Meriah