Aceh Jaya – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Jaya definitif, H. Masri, menyampaikan langkah awal yang akan dilakukan setelah resmi dilantik, Senin (27/4/2026).
Hal itu disampaikan Masri melalui pesan WhatsApp saat menjawab pertanyaan awak media NOA.co.id.
Masri mengatakan pada bulan pertama dirinya akan fokus pada konsolidasi dan evaluasi di lingkungan pemerintahan.
“Prioritas utama saya adalah konsolidasi dan evaluasi. Saya akan melakukan pertemuan dengan seluruh kepala SKPK, camat, dan pejabat struktural untuk memahami kondisi riil, kendala yang dihadapi, serta potensi yang bisa dikembangkan,” kata Masri.
Selain itu, ia akan mendorong penyederhanaan birokrasi agar lebih efisien, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Masri juga menyebut penggunaan teknologi digital dalam pelayanan publik perlu ditingkatkan untuk mempercepat proses dan meminimalkan interaksi langsung.
Di bidang sumber daya manusia, ia akan mendorong peningkatan kompetensi ASN melalui pelatihan dan pembinaan agar mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
“Tujuannya jelas, menciptakan birokrasi yang bersih, profesional, dan melayani,” ujarnya.
Terkait integritas dan disiplin ASN, Masri menegaskan etika dan disiplin merupakan fondasi utama.
Ia mengatakan penegakan aturan akan dilakukan secara tegas dan adil, disertai pendidikan berkelanjutan tentang integritas, anti-korupsi, dan etika profesi.
Selain itu, pengawasan internal maupun eksternal juga akan diperkuat, termasuk sidak berkala dan membuka saluran pengaduan bagi masyarakat.
Masri juga menegaskan integritas akan menjadi syarat utama dalam penilaian kinerja, promosi, dan pengembangan karier ASN.
Untuk program pro-rakyat tahun 2026 seperti beasiswa dan bantuan sosial, ia memastikan program tersebut harus tepat sasaran dan tepat waktu.
Menurutnya, hal itu akan dilakukan melalui perbaikan dan validasi data bersama pemerintah desa, kecamatan, dan instansi terkait.
Selain itu, percepatan administrasi dan pencairan anggaran akan diperkuat melalui koordinasi antara Bappeda, BPKAD, dan dinas pelaksana.
Masri juga menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.
Ia menyebut akses informasi publik akan dibuka lebih luas melalui website resmi, media sosial, dan sarana informasi lainnya.
“Semua kebijakan dan pengelolaan daerah akan kami arahkan untuk kepentingan umum, kemajuan Aceh Jaya, dan kesejahteraan rakyat,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Aceh Jaya, Teuku Khairullah, menyampaikan dukungan terhadap kepemimpinan H. Masri sebagai Sekda definitif.
“Kami dari Bapperida Aceh Jaya mendukung penuh kinerja Bapak H. Masri sebagai Sekda definitif. Kami optimistis beliau mampu menjalankan tugas dengan baik, memperkuat koordinasi antar-SKPK, serta mendorong percepatan program pembangunan daerah sesuai visi-misi Bupati dan RPJMK Aceh Jaya Tahun 2025–2029,” ujar Teuku Khairullah.
Sebelum dilantik sebagai Sekda definitif, H. Masri diketahui menjabat sebagai Sekda Aceh Jaya. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan dan Pertanahan Aceh Jaya.
Sebagaimana diketahui, Masri dilantik oleh Bupati Aceh Jaya, Safwandi, di Aula Lantai III Setdakab Aceh Jaya, Senin (27/4/2026).
Editor: Amiruddin. MKReporter: Sanusi












