Home / Nasional

Minggu, 21 Juli 2024 - 23:20 WIB

Membanggakan, Kasubdis Binfung Dispenad Raih Gelar Doktor dengan Predikat Sangat Memuaskan

Redaksi

Kepala Sub Dinas Pembinaan Fungsi (Kasubdis Binfung) Dispenad, Kolonel Inf Irhamni Zainal, saat menerima penghargaan gelar Doktor pada konsentrasi Ilmu Pemerintahan dengan predikat Sangat Memuaskan. Foto: NOA.co.id

Kepala Sub Dinas Pembinaan Fungsi (Kasubdis Binfung) Dispenad, Kolonel Inf Irhamni Zainal, saat menerima penghargaan gelar Doktor pada konsentrasi Ilmu Pemerintahan dengan predikat Sangat Memuaskan. Foto: NOA.co.id

Jakarta – Kepala Sub Dinas Pembinaan Fungsi (Kasubdis Binfung) Dispenad, Kolonel Inf Irhamni Zainal, resmi menyandang gelar Doktor pada konsentrasi Ilmu Pemerintahan dengan predikat Sangat Memuaskan. Upacara Sidang Terbuka Promosi Doktor ini berlangsung di Ruang Sidang Gedung Sekolah Pascasarjana IPDN, Jalan Ampera Raya, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, pada Sabtu (19/7/2024).

Sidang doktoral yang dipimpin oleh Dr. Yudi Rusfiana, M.Si., dengan Promotor Prof. Dr. Sadu Wasistiono, MS., dan Co-Promotor Dr. Sampara Lukman, MΑ., serta Dr. Drs. Andi Azikin, M.Si., dihadiri oleh enam penguji, yaitu Dr. Yudi Rusfiana, M.Si.; Prof. Dr. Muh. Ilham, M.Si.; Prof. Dr. Mansyur Achmad, M.Si.; Prof. Dr. Drs. Khasan Effendy, M.Pd.; Prof. Dr. Drs. Kusworo, M.S.; dan Dr. Stanislaus Riyanta, S.Si., M.Si.

Baca Juga :  Menko Hadi Ajak Seluruh Pegawai Kemenko Polhukam Isi Kemerdekaan Dengan Tujuan Nasional

Dalam disertasinya yang berjudul “Peran Intelijen dalam Penyelenggaraan Pemerintahan di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta”, Kolonel Irhamni mengungkapkan pentingnya peran intelijen dalam pemerintahan. la menekankan bahwa keberhasilan intelijen adalah bentuk pengabdian terbaik, yang tidak dapat diukur maupun menjadi kebanggaan duniawi bagi insan intelijen. Sesuai filosofi insan intelijen “Berhasil Tidak Dipuji, Gagal Dicaci Maki, dan Hilang Tidak Dicari.”

Baca Juga :  Ketua Komisi Informasi Pusat Apresiasi Kinerja Baik Puspenkum Kejagung RI  

Kolonel Irhamni juga menjelaskan filosofi simbol mata dalam intelijen, yang mencerminkan kemampuan untuk melihat hingga aspek terdalam.

Baca Juga :  Jaksa Agung ST Burhanuddin : Hari Lahir Kejaksaan sebagai Simbol Terwujudnya Kedaulatan Penuntutan dan Advocaat General  

“Indra yang paling hitam yang mampu melihat sampai ke aspek-aspek terdalam. Menurut ilmu psikologi, mata melambangkan isi hati sehingga intelijen harus dapat menembus batas dan dapat menentukan niat serta cara bertindak,” tambahnya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Kemenko Polkam Perkuat Langkah Penanganan Ormas Terafiliasi Premanisme

Hukrim

Satgas SIRI Kejagung RI Mengamankan DPO Tindak Pidana Kepabeanan

Hukrim

JAM-Pidum Menyetujui dua Pengajuan Restorative Justice dalam Tindak Pidana Narkotika

Nasional

100 Hari Kabinet, Pemerintah Berhasil Cegah Penyelundupan Barang Ilegal Rp 3,7 Triliun

Nasional

Wali Nanggroe Minta Pejabat Pusat Luruskan Pernyataan soal Aceh: “Harus Selaras dengan MoU Helsinki”

Nasional

Penandatanganan Kerja Sama JAM PIDUM dengan 11 Kementerian/Lembaga

Hukrim

JAM-Pidum Setujui Empat Restorative Justice, Salah Satunya Perkara Pencurian

Nasional

Electronics Robotics Innovation Competition 2025: Inovasi dan Kreasi Generasi Muda Bidang Elektronika dan Robotika