Home / Aceh Barat Daya

Minggu, 14 Desember 2025 - 20:45 WIB

Mobil Hauling PT Juya Ugal-ugalan, Wakil Ketua DPRK Abdya Soroti Lemahnya Pengawasan Pihak Terkait 

mm Teuku Nizar

Mus Seudong

Mus Seudong

Aceh Barat Daya — Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Barat Daya (DPRK Abdya), Tgk Mustiari, mengingatkan aktivitas mobil hauling pengangkut bijih besi milik PT Juya agar tidak ugal-ugalan saat melintasi jalan raya yang digunakan masyarakat umum.

Ia menegaskan, keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas perusahaan.

Politisi Partai Aceh yang akrab disapa Mus Seudong itu menyebutkan bahwa ruas jalan yang dilalui kendaraan hauling merupakan jalan umum, bukan jalan khusus perusahaan.

“Jalan tersebut setiap hari digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas, sehingga tidak boleh dijadikan lintasan kendaraan berat yang melaju dengan kecepatan tinggi tanpa pengawasan,” kata Mus Seudong, Minggu (14/12/2025).

“Jangan ugal-ugalan di jalan. Kasihan masyarakat yang melintas. Ini bukan jalan khusus perusahaan, ini jalan raya yang dipakai umum,” kata tambahnya.

Baca Juga :  Cegah Sebaran Covid-19, Babinsa Kodim Abdya Gencarkan Edukasi Prokes

Menurutnya, DPRK Abdya telah menerima banyak laporan dari masyarakat terkait aktivitas mobil hauling pengangkut bijih besi yang dinilai membahayakan.

“Warga mengeluhkan kendaraan-kendaraan tersebut kerap melaju kencang dan tidak mengindahkan keselamatan pengguna jalan lain,” akunya.

Tidak hanya menerima laporan, Tgk Mustiari mengaku dirinya juga menyaksikan langsung kondisi di lapangan. Ia melihat mobil hauling melintas dengan kecepatan tinggi di jalan raya yang ramai dilalui masyarakat.

“Laporan itu tidak hanya sampai ke saya, tapi saya juga melihat sendiri bagaimana mobil hauling melaju dengan kecepatan tinggi. Ini sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujarnya.

Ia menilai, kendaraan hauling dengan muatan berat seharusnya diawasi secara ketat, karena risiko kecelakaan yang ditimbulkan jauh lebih besar dibandingkan kendaraan biasa. Namun, hingga kini, keluhan masyarakat seolah tidak mendapat respons yang memadai.

Baca Juga :  Maulid Gampong Lama Tuha, Abdullah: Meningkatkan Cinta Kepada Rasullullah 

Dalam kesempatan itu, Tgk Mustiari juga menyoroti peran aparat penegak hukum, khususnya Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Barat Daya, yang dinilai terkesan tidak menghiraukan aktivitas hauling bijih besi yang ugal-ugalan di jalan raya.

“Ini jalan umum. Seharusnya ada pengawasan dari pihak berwenang. Tapi yang terlihat di lapangan, mobil hauling ini seperti bebas melaju tanpa penindakan. Masyarakat menilai Satlantas terkesan membiarkan,” tegasnya.

Menurutnya, pembiaran tersebut dapat menimbulkan preseden buruk dan menurunkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di bidang lalu lintas.

Ia menekankan bahwa aturan lalu lintas berlaku untuk semua pengguna jalan tanpa terkecuali, termasuk kendaraan milik perusahaan besar.

Selain menyoroti aparat penegak hukum, Tgk Mustiari juga meminta pihak penanggung jawab maupun perusahaan penyedia jasa angkutan bijih besi PT Juya agar tidak lepas tangan.

Baca Juga :  Gandeng Melenial, Giatkan Polri Peduli Lingkungan

Mus Seudong menegaskan perusahaan harus memperketat pengawasan terhadap para sopir dan memastikan seluruh armada mematuhi aturan lalu lintas.

“Saya minta pihak penyedia jasa angkutan mempertegas para sopirnya. Kecepatan harus dibatasi, aturan lalu lintas harus dipatuhi. Jangan sampai aktivitas perusahaan justru mengorbankan keselamatan masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, DPRK Abdya akan terus memantau persoalan tersebut. Jika keluhan masyarakat terus berlanjut dan tidak ada perbaikan nyata di lapangan, DPRK tidak menutup kemungkinan akan memanggil pihak perusahaan maupun instansi terkait, termasuk aparat penegak hukum, untuk dimintai klarifikasi.

“Keselamatan warga jauh lebih penting. Aktivitas ekonomi boleh berjalan, tapi jangan sampai membahayakan nyawa orang lain. Semua pihak harus bertanggung jawab,” pungkas Tgk Mustiari.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Truk Tangki CPO Langgar Aturan, Warga Mengeluh

Aceh Barat Daya

Minta Maaf, Ini Isi Surat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Abdya

Aceh Barat Daya

Hasil Rapat Koordinasi Bersama, Berikut Besaran Zakat Fitrah di Kabupaten Aceh Barat Daya

Aceh Barat Daya

Gasak Tablet Untuk Chip, Begini Kronilogis Aksinya

Aceh Barat Daya

Saat Sidang Paripurna, Listrik di Sekretariat DPRK Abdya Hidup Mati

Aceh Barat Daya

Polisi Selidiki Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi

Aceh Barat Daya

Hampir Seminggu Sampah Tidak Terangkut, Mulai Timbul Bau Busuk 

Aceh Barat Daya

Empat Kali di Tempat Yang Berbeda, AK Gagahi Anak Dibawah Umur