Home / Pemerintah Aceh

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:45 WIB

Mualem Minta Anggaran Rp2,5 Triliun Kementan Dimaksimalkan untuk Pulihkan Sawah dan Kebun Aceh

mm Redaksi

Gubernur Aceh Muzakir Manaf. Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Gubernur Aceh Muzakir Manaf. Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengapresiasi dukungan Kementerian Pertanian (Kementan) yang mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,5 triliun untuk pemulihan lahan pertanian dan perkebunan yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.

Apresiasi tersebut disampaikan Mualem melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, di Banda Aceh, Senin (27/7/2026).

“Saya berterima kasih kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Saya berharap anggaran tersebut dimanfaatkan secara maksimal untuk pemulihan sawah dan kebun masyarakat,” kata Mualem.

Menurut Nurlis, Gubernur Aceh telah menerima laporan dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Azanuddin Kurnia, terkait perkembangan pemanfaatan anggaran tersebut pada Kamis (23/7/2026).

Baca Juga :  Ketua TP PKK Aceh Tinjau Korban Banjir Bandang Sawang Aceh Utara, 85 KK Mengungsi di Meunasah Paya Rubek

Dalam laporannya, Azanuddin menjelaskan bahwa alokasi dana tersebut merupakan tindak lanjut atas usulan yang diajukan Pemerintah Aceh bersama pemerintah kabupaten/kota. Anggaran itu akan digunakan untuk pemulihan lahan pertanian, pengadaan alat dan mesin pertanian, benih padi, serta benih jagung.

Ia juga melaporkan bahwa bencana hidrometeorologi telah merusak sekitar 57.485 hektare lahan sawah di Aceh. Hingga saat ini, proses optimalisasi lahan telah berjalan pada area seluas 40.852 hektare.

Sementara itu, sektor perkebunan terdampak mencapai 60.438 hektare, dengan upaya pemulihan yang sedang berlangsung mencakup 40.418 hektare.

Menanggapi laporan tersebut, Mualem berharap proses rehabilitasi lahan dapat segera mengembalikan produktivitas sektor pertanian dan perkebunan sehingga mampu membantu pemulihan ekonomi petani dan pekebun di Aceh.

Baca Juga :  Tiga Bupati Aceh Terpilih jadi Pengurus APKASI, Wagub Harap Dapat Bawa Daerah Istimewa Aceh Lebih Baik

Ia juga meminta seluruh jajaran Dinas Pertanian dan Perkebunan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk terus bekerja keras dan memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Gubernur berpesan agar Distanbun seluruh Aceh bekerja keras dan membangun komunikasi dengan semua pihak. Insya Allah, Allah akan memudahkan semua,” ujar Nurlis menyampaikan pesan Mualem.

Menurut Mualem, percepatan pemulihan sektor pertanian sangat penting mengingat sebagian besar masyarakat Aceh menggantungkan mata pencahariannya pada sektor tersebut.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh, sekitar 38 hingga 41 persen penduduk yang bekerja di Aceh berada di sektor pertanian. Sektor ini juga memberikan kontribusi lebih dari 30 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Aceh.

Baca Juga :  Pawai 1 Muharram, Kak Na Selfie dengan Unta SD Islam Al-Azhar Kairo

Komitmen Pemerintah Aceh terhadap pembangunan sektor pertanian juga kembali ditegaskan Mualem saat Pengukuhan Pengurus DPW dan DPD PERHIPTANI Kabupaten/Kota se-Aceh Masa Bakti 2025–2030 di Saree, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (25/7/2026).

Dalam sambutannya yang dibacakan Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Azanuddin Kurnia, Mualem menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu prioritas pembangunan Aceh karena berperan sebagai penopang ketahanan pangan, penyedia lapangan kerja, serta penggerak utama perekonomian masyarakat.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Fadhlullah Pimpin Ziarah Nasional Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Peuniti

Nasional

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Hadiri Dialog Politik dan Keamanan di Kemenko Polkam Jakarta

Pemerintah Aceh

SMA Negeri 2 Patra Nusa Manyak Payed Terima Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2025-2026

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II

News

Pemerintah Aceh Akhiri Masa Transisi Darurat, Rehab-Rekon Pascabencana Didukung Anggaran Rp58,9 Triliun

Parlementaria

Gubernur dan DPRA Sahkan APBA Perubahan 2025 

Daerah

Wagub Aceh Minta Bantuan Rumah Rusak Berat Korban Banjir Dinaikkan Jadi Rp98 Juta per Unit

Pemerintah Aceh

Biro PBJ Setda Aceh Berkomitmen Mewujudkan Pengadaan Barang/Jasa yang Profesional dan Transparan