Home / Daerah / Peristiwa

Selasa, 9 Desember 2025 - 08:57 WIB

Operasi SAR Bencana Aceh Capai 80 Persen, 4.271 Warga Dievakuasi dan 62 Masih Hilang

mm Redaksi

Kepala Basarnas Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain didampingi Juru Bicara Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, dalam konferensi pers yang digelar di Media Center Posko Tanggap Darurat, Banda Aceh, Senin (8/12/2025) siang. Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Kepala Basarnas Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain didampingi Juru Bicara Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, dalam konferensi pers yang digelar di Media Center Posko Tanggap Darurat, Banda Aceh, Senin (8/12/2025) siang. Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah daerah di Aceh telah mencapai hampir 80 persen per Senin, 8 Desember 2025. Hal ini disampaikan Kepala Basarnas Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain, dalam konferensi pers di Media Center Posko Tanggap Darurat.

“Kita bisa memastikan bahwa operasi sudah hampir 80 persen, Insya Allah. Sebagian besar daerah sudah kami susuri,” ujar Al Hussain.

Baca Juga :  Diduga Korban TPPO, Bakamla RI - Korea Coast Guard dan KBRI Seoul selamatkan delapan ABK WNI

Hingga pukul 13.38 WIB, tercatat 4.271 warga berhasil dievakuasi, sementara 389 orang meninggal dunia. Masih terdapat 62 warga dalam pencarian, dengan jumlah terbanyak berasal dari Aceh Tengah (24 orang), disusul Aceh Utara (14 orang), serta Bener Meriah (11 orang).

Operasi yang telah berlangsung sejak 25 November ini melibatkan unsur gabungan dari TNI-Polri, BPBD, Satgas SAR daerah, relawan, serta masyarakat. Sebanyak 17 kabupaten/kota menjadi lokasi fokus evakuasi, pencarian, dan pertolongan.

Baca Juga :  Seorang Remaja Tewas Tenggelam di Sungai Gampong Leubok Pempeng

“Total personel yang melekat pada kita lebih dari 400 orang. Sementara yang tersebar lebih dari 2.000 dibantu oleh TNI-Polri,” jelasnya.

Selama 14 hari operasi, berbagai peralatan dikerahkan, mulai dari rescue car, perahu karet (LCR), perahu fiber, drone, alat komunikasi, hingga kapal SAR KN Purworejo yang disiagakan di Lhokseumawe.

Fokus utama saat ini adalah pencarian 62 korban yang belum ditemukan. Operasi hari ini dilakukan di wilayah Peusangan dan Peudada (Bireuen), sementara pemantauan udara menggunakan drone digelar di Tanah Jambo Aye (Aceh Utara). Di Aceh Tamiang, tim melakukan patroli dan penyisiran di Sungai Tamiang.

Baca Juga :  Aidil Firmansyah Terpilih Sebagai Ketua Prima DMI Aceh Barat

Kendala utama masih dihadapi di Aceh Tengah dan Bener Meriah, dua wilayah dengan akses darat terbatas. Untuk memperkuat upaya pencarian, Basarnas menerbangkan personel menggunakan pesawat BNPB, dibantu Satgas SAR setempat yang telah lebih dulu berada di lapangan.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Cegah Karhutla, Wakapolresta Banda Aceh Gelar Jumat Curhat Bersama Forkopincam Peukan Bada

Daerah

Dishub Banda Aceh Raih Peringkat Pertama Pengelolaan Website Terbaik

Daerah

Kapolresta Banda Aceh Serahkan Kunci Rumah Untuk Warga Yang Mendapat Bantuan Bedah Rumah Layak Huni

Daerah

Keberhasilan Kinerja dan Program Unggulan Polres Nagan Raya Sepanjang Tahun 2024

Daerah

PT SBA Sambut Terbentuknya SMSI Aceh Besar Masa Bakti 2026–2029

Aceh Timur

Srikandi Idi Rayeuk Dukung Iskandar Usman-T Zainal Maju Pilkada 2024    

Aceh Barat

PT MIFA Harus Hentikan Kegaduhan, Laporkan Bupati Sama Saja Menantang Rasa Keadilan Rakyat

Daerah

Sukseskan POPDA XVII, DLH Aceh Timur Siagakan 100 Personel Kebersihan