Home / Peristiwa

Minggu, 4 Agustus 2024 - 12:36 WIB

Seorang Remaja Tewas Tenggelam di Sungai Gampong Leubok Pempeng

mm Redaksi

Tim BPBD Aceh Timur saat mengevakuasi korban yang hanyut di sungai. Foto: Net

Tim BPBD Aceh Timur saat mengevakuasi korban yang hanyut di sungai. Foto: Net

Aceh Timur – Seorang remaja berinsial Sri Wahyuni, 13 tahun, meninggal dunia usai tenggelam di sungai Gampong Leubok Pempeng, Kecamatan Peurelak, Aceh Timur. Korban merupakan warga Gampong Cek Mbon.

Penjabat Keuchik Cek Mbon, Muhammad Ikhsan, mengatakan korban hanyut saat hendak menyusuri ibunya di seberang sungai. Namun, naas ia dibawa arus sungai hingga hilang selama dua hari.

Baca Juga :  Ketua PWRI Sesalkan Pihak PT. Delima Makmur Melarang Warga Lintasi Jalan Umum Diareal HGU

“Jenazah ditemukan tadi pagi, sekitar pukul 08.00 WIB,” kata Ikhsan, Minggu, 4 Agustus 2024.

Baca Juga :  Marak Terjadi Perusak Baliho, Ketua Poros Muda : InsyaAllah Kami SABAR Menuju Kemenangan

Ikhsan mengatakan saat ditemukan, korban dalam keadaan telungkup dipinggir sungai Gampong Leubok Pempeng. Jaraknya sekitar 5 kilometer dari posisi awal hanyut.

“Hanyut di Dusun Karang Baru dan ditemukan di Dusun Lubuk Indah Gampong Leubok Pempeng,” sebutnya.

Baca Juga :  Pemerintah Kecamatan Bubon Lakukan Penertiban Busana Muslim 

Ikhsan mengatakan korban berhasil dievakuasi oleh Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Lalu korban dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan.

Editor: Amiruddin MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Begini Penjelasan BMKG Soal Gempa 6,2 M di Aceh

Daerah

Kolaborasi Petugas Lapas, WBP dan TNI-Polri Memperbaiki Fasilitas Rusak di Lapas Kutacane

Daerah

Bendera Bulan Bintang Berkibar, Rizki : Pemerintah pusat Khianati Aceh

Daerah

Bupati Aceh Singkil Diminta Evaluasi Dinas Akibat Daging Bantuan Presiden Busuk

Nasional

Anggota DPR Minta Menteri Harus Paham Regulasi Soal Impor Beras di Sabang  

Internasional

Malaysia Ditunjuk Jadi Penengah Konflik Perang Thailand-Kamboja

Daerah

Bupati Aceh Singkil Diminta Batalkan Bimtek Desa di Pulau Banyak

Hukrim

Tim Pam Pelni TNI AL dan BKSDA Berhasil Amankan 133 Reptil Asal Papua