Aceh Barat Daya — Anggota DPRK Aceh Barat Daya (Abdya) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Zulkarnain, mengapresiasi kontribusi nyata Dewan Pimpinan Daerah Tani Merdeka Indonesia (DPD TMI) Abdya di bawah kepemimpinan Zulfan Awenk dalam mendukung kebutuhan petani.
Apresiasi tersebut menyusul langkah TMI Abdya yang mulai menjalankan program konkret bagi kelompok tani.
Sebanyak 33 kelompok tani menerima bantuan pupuk organik cair dari DPD TMI Abdya, DPW TMI Aceh, dan PT Bio Energy Rimba.
Bupati Abdya Safaruddin menyerahkan bantuan itu secara simbolis di Pendopo Bupati Abdya, Kamis (20/8/2026).
Zulkarnain menilai langkah TMI Abdya tersebut menunjukkan bahwa organisasi petani dapat mengambil peran nyata dalam membantu masyarakat, khususnya petani.
Menurutnya, program seperti penyaluran pupuk organik cair harus terus ada pengembangan agar manfaatnya dapat lebih luas oleh kelompok tani di Abdya.
Ia juga mengapresiasi komitmen Ketua DPD TMI Abdya Zulfan Awenk yang mendorong organisasi agar tidak berhenti pada struktur kepengurusan.
Tetapi aktif menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan petani.
Sebelumnya, Zulfan Awenk mengatakan penyaluran pupuk organik cair menjadi salah satu program awal TMI Abdya setelah 131 hari sejak pelantikan pada 11 April 2026.
“Ini awal gerakan TMI Abdya untuk membuktikan bahwa kehadiran kami bukan hanya formalitas, tetapi harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani,” kata Zulfan.
Selain pupuk, TMI Abdya juga membuka ruang bagi petani untuk menyampaikan kebutuhan sarana dan alat mesin pertanian.
Sejumlah kelompok tani sebelumnya mengusulkan bantuan hand tractor, cultivator, hand sprayer, hingga combine harvester.
Zulfan meminta para kelompok tani yang sudah mengajukan usulan agar bersabar.
Menurutnya, setiap dokumen harus memenuhi persyaratan sebelum masuk tahap pemrosesan.
“Kami berharap usulan petani Abdya segera mendapat persetujuan dan direalisasikan,” ujarnya.
Zulfan menegaskan DPD TMI Abdya akan terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk memperluas dukungan terhadap petani.
Bagi Zulkarnain, langkah tersebut perlu mendapat dukungan semua pihak.
Karena, kebutuhan petani tidak hanya berkaitan dengan pupuk, tetapi juga sarana produksi dan alat mesin pertanian.
Ia berharap TMI Abdya terus menjaga konsistensi program dan memperkuat sinergi dengan pemerintah serta pihak terkait.
“Kontribusi seperti ini sangat dibutuhkan petani. Kami tentu mengapresiasi setiap langkah yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata Zulkarnain.
Penyaluran pupuk organik cair tersebut menjadi langkah awal TMI Abdya dalam menjalankan komitmen dukungan kepada petani.

























