Home / Pemko Banda Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:58 WIB

Pemko Banda Aceh Intensifkan Edukasi Gizi untuk Cegah Stunting

mm Redaksi

Walikota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal terlihat akrab dengan anak-anak saat mengunjungi TK Negeri 3 Banda Aceh, pada Juli 2025. Foto: Humas Banda Aceh

Walikota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal terlihat akrab dengan anak-anak saat mengunjungi TK Negeri 3 Banda Aceh, pada Juli 2025. Foto: Humas Banda Aceh

Banda Aceh — Pemerintah Kota Banda Aceh terus mengintensifkan edukasi gizi kepada masyarakat sebagai langkah memperkuat pencegahan stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan anak sejak usia dini.

Program edukasi tersebut menyasar ibu hamil, ibu menyusui, keluarga yang memiliki balita, hingga masyarakat umum melalui kegiatan penyuluhan di posyandu, puskesmas, sekolah, dan lingkungan gampong.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan, pemahaman masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang menjadi faktor utama dalam upaya mencegah stunting.

Baca Juga :  Jelang Raker APEKSI 2026, Wali Kota dari Berbagai Daerah Mulai Tiba di Banda Aceh

“Pemerintah kota terus memperkuat edukasi kepada masyarakat agar anak-anak memperoleh asupan gizi yang baik sejak dalam kandungan hingga masa pertumbuhan,” ujarnya, dikutip pada Jumat (15/5/2026).

Berbagai materi edukasi yang disampaikan meliputi pentingnya konsumsi makanan bergizi, pemberian ASI eksklusif, pola makan sehat bagi balita, sanitasi lingkungan, hingga penerapan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, tenaga kesehatan bersama kader posyandu juga aktif memberikan pendampingan kepada keluarga berisiko stunting guna memastikan anak memperoleh pemantauan kesehatan dan nutrisi yang memadai.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Banda Aceh Apresiasi Yayasan Partner Berbagi dalam Santunan Anak Yatim

Pemko Banda Aceh turut memperkuat program pemberian makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil sebagai bagian dari intervensi gizi untuk mendukung tumbuh kembang anak.

“Pemerintah menilai keterlibatan keluarga sangat penting dalam mencegah stunting, karena pola asuh dan pemenuhan kebutuhan gizi anak dimulai dari lingkungan rumah tangga,” kata Illiza.

Di sisi lain, koordinasi lintas sektor terus diperkuat dengan melibatkan tenaga kesehatan, pemerintah gampong, dunia pendidikan, dan organisasi masyarakat agar edukasi gizi dapat menjangkau lebih banyak warga.

Baca Juga :  Harga Cabai di Banda Aceh Turun Drastis, Sekda Lakukan Sidak ke Pasar Almahirah

Pemerintah kota berharap melalui edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi anak semakin meningkat sehingga angka stunting di Banda Aceh dapat terus ditekan.

“Dengan berbagai langkah tersebut, Pemko Banda Aceh optimistis akan lahir generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai modal penting pembangunan daerah di masa depan,” pungkasnya. (Adv)

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Advetorial

DPMG Bekali Perempuan Gampong dengan Pelatihan Kepemimpinan dan Keterampilan Usaha

Pemko Banda Aceh

Disnaker Banda Aceh Resmikan LKS Bipartit PT Sumber Alfaria Trijaya Area Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Dukung Pelatihan Bordir Berbasis Wastra untuk Tingkatkan Ekonomi Kreatif

Pemko Banda Aceh

Banda Aceh Peringati HUT ke-821, Wali Kota Tekankan Sinergi dan Kolaborasi Pembangunan

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Perkuat Program Pemberdayaan Ekonomi untuk Warga Miskin dan Rentan

Pemko Banda Aceh

Diskominfotik Banda Aceh Perkuat Ekosistem Digital Lewat AI & Vibes Coding Bootcamp

Keagamaan

Pemko Banda Aceh Matangkan Persiapan Dakwah Akbar Sambut Tahun Baru Islam 1448 H

Pemko Banda Aceh

HUT ke-821 Banda Aceh, Lima Remaja Terima KTP-el Perdana dari Wali Kota