Banda Aceh — Pemerintah Kota Banda Aceh menempatkan pengentasan kemiskinan sebagai salah satu prioritas utama dalam arah pembangunan daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis yang menyasar peningkatan ekonomi masyarakat, penguatan perlindungan sosial, serta perluasan akses layanan dasar bagi warga kurang mampu dan kelompok rentan.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan, penanganan kemiskinan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar hasil yang dicapai lebih efektif dan tepat sasaran.
“Pengentasan kemiskinan menjadi fokus penting pembangunan kota. Pemerintah terus berupaya menghadirkan program yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).
Berbagai program yang dijalankan pemerintah kota meliputi bantuan sosial bagi keluarga prasejahtera, pemberdayaan usaha mikro dan kecil, pelatihan keterampilan kerja, dukungan bagi pelaku UMKM, hingga peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan masyarakat.
“Selain itu, Pemko Banda Aceh juga memperkuat basis data masyarakat miskin melalui proses verifikasi dan pembaruan data secara berkala agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” ungkapnya.
Di sektor ekonomi, pemerintah kota mendorong pengembangan usaha produktif berbasis masyarakat sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan pendapatan keluarga dan mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial.
Pemerintah turut memperhatikan kebutuhan kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, perempuan kepala keluarga, dan anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh perlindungan dan akses layanan yang lebih baik.
“Dalam pelaksanaannya, Pemko Banda Aceh juga menggandeng berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, dunia usaha, lembaga sosial, hingga komunitas masyarakat guna memperkuat sinergi dalam upaya penanggulangan kemiskinan,” katanya.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kota Banda Aceh optimistis angka kemiskinan dapat ditekan secara bertahap dan pembangunan kota dapat dirasakan secara lebih merata oleh seluruh lapisan masyarakat. (Adv)
Editor: RedaksiReporter: Redaksi














