Home / Nasional / Pemko Banda Aceh

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:34 WIB

Wali Kota Banda Aceh Ajak Investor dan Dunia Usaha Perkuat Kolaborasi di Jakarta Future Festival 2026

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal saat menjadi narasumber pada Jakarta Future Festival 2026 bertema “Navigating Resilience” yang digelar Bappeda Provinsi DKI Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal saat menjadi narasumber pada Jakarta Future Festival 2026 bertema “Navigating Resilience” yang digelar Bappeda Provinsi DKI Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Jakarta – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengajak pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, hingga komunitas internasional untuk memperkuat kolaborasi dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan investasi di Kota Banda Aceh.

Ajakan tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam Jakarta Future Festival 2026 bertajuk “Navigating Resilience” yang diselenggarakan oleh Bappeda Provinsi DKI Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

Dalam forum tersebut, Illiza menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dengan mengangkat pengalaman Aceh dalam proses pemulihan pascatsunami 2004 sebagai contoh nyata kekuatan kerja sama global.

“Dari pengalaman ini, kami belajar bahwa banyak hal besar yang bisa kita lakukan jika bersama-sama. Kolaborasi telah menghidupkan kembali kota yang porak-poranda,” ujarnya.

Baca Juga :  Kirab Api PON XXI Aceh-Sumut Tiba Di Aceh Timur

Ia menyebutkan, Aceh pernah menerima dukungan dari puluhan negara donor, ratusan organisasi kemanusiaan internasional, lembaga PBB, hingga institusi keuangan dunia yang berperan besar dalam proses pemulihan pascabencana.

Illiza menegaskan bahwa semangat tersebut kini dilanjutkan melalui visi Banda Aceh Kota Kolaborasi, yang menempatkan sinergi lintas sektor sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

“Visi ini diharapkan mampu mengakselerasi pembangunan melalui sinergi yang bisa ditransformasikan menjadi Kolabor AKSI,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan capaian pembangunan Kota Banda Aceh. Berdasarkan data BPS, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banda Aceh tahun 2025 mencapai 89,55, tertinggi secara nasional dan jauh di atas rata-rata Indonesia.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Sebar Pasar Murah Daging Meugang di Enam Titik, Warga Tak Perlu Berebut di Satu Lokasi

Selain itu, Illiza menawarkan berbagai peluang investasi di Banda Aceh, mulai dari sektor pariwisata, perhotelan, marina, hingga industri halal dan pengembangan SDM melalui Banda Aceh Academy.

Sektor perikanan dan logistik juga dibuka melalui peluang pembangunan cold storage, pabrik pengolahan hasil laut, hingga industri turunan seperti minyak ikan dan kolagen.

Di sektor ekonomi kreatif, Banda Aceh menawarkan pengembangan industri parfum melalui program “Banda Aceh Kota Parfum”, yang mencakup laboratorium formulasi dan pusat edukasi parfum nasional.

Sementara di bidang teknologi, pemerintah kota membuka ruang pengembangan startup, sistem retribusi digital, hingga mitigasi bencana berbasis Internet of Things (IoT). Di sektor lingkungan, peluang investasi diarahkan pada ekonomi sirkular berbasis pengelolaan sampah dan daur ulang.

Baca Juga :  Kasatgas Covid-19 Nasional Apresiasi Penanganan Corona di Aceh

Menutup paparannya, Illiza menegaskan bahwa Banda Aceh siap menjadi mitra strategis bagi berbagai pihak dalam pembangunan dan investasi.

“Jika ada yang bertanya apakah Banda Aceh siap untuk berkolaborasi dan menerima investasi? Jawabannya: pasti. Kami sangat siap berkolaborasi,” tegasnya.

Forum tersebut turut dihadiri sejumlah kepala daerah dan pemangku kepentingan dari berbagai sektor, termasuk pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan mahasiswa.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Hukrim

Jampidum Kejagung RI Terapkan Tiga Restorative Justice, Salah Satunya Perkara Pencurian Handphone

Ekbis

Bank Aceh Raih Penghargaan Bergengsi di 6th Anniversary Indonesia 20 Syariah Awards 2026, Direktur Utama Fadhil Ilyas Dinobatkan Sebagai Best CEO

Hukrim

OTT KPK Sita 12 Miliar Dan Enam Orang Ditahan

Nasional

Pelindungan Pekerja Migran melalui Nota Kesepahaman dan SEB

Pemko Banda Aceh

Wakil Wali Kota Banda Aceh Terima 10 Besar Agam Inong 2025, Matangkan Persiapan ke Tingkat Provinsi

Nasional

Kemenko Polkam Rapat Pleno Desk Koordinasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Nasional

Kemendagri: Perencanaan Pembangunan Daerah Harus Selaras dengan Perencanaan Pembangunan Nasional

Nasional

Diskusi Publik: Dinamika Media, Homeless Media, dan Masa Depan Industri Pers Nasional