Home / Advetorial / Banda Aceh / Pemko Banda Aceh

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:00 WIB

Perempuan Jadi Kunci Pembangunan, Illiza Dorong Keterlibatan dari Perencanaan hingga Pelaksanaan

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh memaparkan materi dalam diskusi tentang kesetaraan gender di Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Wali Kota Banda Aceh memaparkan materi dalam diskusi tentang kesetaraan gender di Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, berbagai persoalan pembangunan, mulai dari pengentasan kemiskinan, isu perubahan iklim, hingga peningkatan kualitas generasi masa depan, tidak dapat diselesaikan tanpa keterlibatan aktif perempuan.

Illiza mengatakan penguatan kapasitas dan solidaritas perempuan menjadi salah satu kunci penting dalam proses pembangunan masyarakat. Perempuan tidak hanya berperan sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi harus ditempatkan sebagai pelaku utama yang mampu menggerakkan perubahan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Ketika kita berbicara tentang menurunkan angka kemiskinan, menghadapi tantangan perubahan iklim, dan mempersiapkan generasi unggul di masa depan, maka perempuan harus menjadi bagian penting dari solusi. Penguatan kapasitas perempuan harus dibangun melalui kolaborasi yang luas,” ujar Illiza dalam sebuah diskusi kesetaraan gender di Banda Aceh beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Tegaskan Penataan PKL Bukan Larangan Berdagang, UMKM Disiapkan Zona Khusus
Perempuan perempuan Banda Aceh mengikuti pelatihan kepemimpinan. Foto: Dok. Istimewa

Menurutnya, pemberdayaan perempuan akan memberikan dampak langsung terhadap kualitas pembangunan. Perempuan yang memiliki akses, kesempatan, dan kapasitas yang memadai akan lebih mampu berkontribusi dalam pengambilan keputusan serta mendorong lahirnya berbagai inovasi sosial di tengah masyarakat.

Illiza menilai berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi daerah dapat diatasi apabila perempuan diberikan ruang yang lebih besar untuk terlibat. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat, perempuan dapat menjadi motor penggerak perubahan yang mampu menciptakan masa depan yang lebih baik.

Baca Juga :  Satpol PP & WH Aceh Intensifkan Razia Tempat Hiburan Jelang Ramadhan 1447 H

“Perempuan harus diberdayakan sebagai penggerak perubahan. Jika kolaborasi dibangun secara luas, maka berbagai hambatan dan tantangan dapat kita ubah menjadi peluang untuk membangun masa depan yang lebih baik,” katanya.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, Illiza memastikan Pemerintah Kota Banda Aceh akan terus mendorong keterlibatan perempuan dalam setiap tahapan pembangunan. Pendekatan yang digunakan, kata dia, harus bersifat inklusif dan responsif gender agar perempuan memiliki kesempatan yang sama dalam menentukan arah pembangunan kota.

Ia menegaskan bahwa perempuan harus hadir tidak hanya pada tahap pelaksanaan program, tetapi juga sejak proses perencanaan dan pengambilan keputusan. Dengan demikian, kebijakan yang dihasilkan akan lebih mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

Baca Juga :  Kadisbudpar Aceh Dukung Rencana DKA Buat Program Rumah Belajar Seni

“Saya berkomitmen mendorong perempuan sebagai motor penggerak dalam kolaborasi dan pembangunan Kota Banda Aceh. Perempuan harus hadir, berdaya, dan terlibat sejak perencanaan hingga pelaksanaan agar kita dapat mewujudkan kota yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Illiza.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan arah pembangunan Banda Aceh yang menempatkan pemberdayaan perempuan sebagai salah satu instrumen penting dalam memperkuat ketahanan sosial, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menciptakan pembangunan yang berkelanjutan di masa mendatang. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Illiza Tutup Pentas Seni GTK PAUD Banda Aceh, Tekankan Perlindungan Anak dan Kualitas Pendidikan

Advetorial

Asiknya Kamping Sembari Menikmati Kesegaran Air Sungai di Objek Wisata Wihni Kulus di Bener Meriah

Pemko Banda Aceh

Kolaborasi Pusat dan Daerah Diperkuat demi Tekan Kemiskinan Ekstrem

Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Gelar Profiling ASN untuk Pemetaan Kompetensi dan Potensi Pegawai

Advetorial

Illiza Tegaskan Arah Kota Kolaborasi di BAA Talks 2026

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Gelar Gerakan Pangan Murah, Harga Sembako Lebih Terjangkau untuk Warga

Pemko Banda Aceh

636 Pasukan Oranye Banda Aceh Terima Bingkisan Lebaran dari Bank Aceh Syariah

Advetorial

Menparekraf Resmikan Tower Mangrove dan Kunjungi Desa Wisata Cinta Raja di Langsa