Home / Daerah / Pemerintah

Minggu, 9 Juni 2024 - 08:14 WIB

Pj Gubernur Aceh kepada Pamong Praja: Tinggalkan Arogansi Tumbuhkan Keihlasan, Kita Ini Pelayan

Redaksi

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Sabang – Berdiri di sebuah panggung kecil tanpa atap di depan Kantor Walikota Sabang, Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah melipat kata sambutan yang seharusnya dibaca. Tanpa membaca teks, Bustami menyapa para alumni pendidikan tinggi pamong praja IPDN, IIP dan STPDN yang tergabung dalam Ikatan Alumni Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan Aceh (IKAPTK) dari 23 kabupaten/kota yang hadir di sana malam itu.

Gubernur Bustami hadir di sana untuk menutup Liga Pamong IKAPTK yang digelar di Sabang pada 6-9 Juni 2024. Di IKAPTK, Gubernur Bustami adalah pembinanya.

Di hadapan Bustami duduk antara lain Pj Walikota Sabang Reza Fahlevi, Pj Bupati Aceh Besar Iswanto, dan Pj Bupati Bireuen Aulia Sofyan. Laporan panitia menyebutkan, ada 316 pamong praja dari seluruh Aceh (kecuali Gayo Lues) yang hadir, duduk di ruang terbuka tanpa atap.

Baca Juga :  Warga Maheng Tak Bisa Tidur Tunggu Kehadiran Kapolda Aceh

Di atas panggung kecil itu, Bustami tampak berusaha menggugah hati dan perasaan mereka, bahwa menjadi pamong praja adalah kerja untuk melayani masyarakat.

“Tinggalkan arogansi karena itu tidak akan menghasilkan sesuatu yang baik. Sebagai abdi negeri kita ini pelayan. Jadi, kurangi minta dilayani,” kata Bustami.

Bustami juga menggarisbawahi makna malam keakraban sebagai tema acara itu.

Keakraban, kata Bustami, tumbuh dari hati, bukan dari mulut manis. Dasarnya adalah saling menghargai dan menghormati.

“Para alumni, marilah kita menyatukan hati untuk membangun Aceh yang kita cintai ini,” gugah Bustami.

Kebersamaan, lanjut Bustami, adalah hal yang indah.

Baca Juga :  Begini Respon Pimpinan DPRK Terkait Permintaan Penghuni Rumah Bantuan

“Kebersamaan itu indah. indah itu bisa melahirkan seni, dalam proses seni bisa melahirkan ilmu,” ujarnya.

Bustami lalu mengajak para abdi negeri itu untuk saling mendukung bagi kemajuan Aceh, bukan saling menjegal.

“Marilah kita berkolaborasi untuk kemajuan Aceh, bukan saling ganjal mengganjal. Ayolah kita berbakti kepada negeri yang kita cintai ini dengan ketulisan dan keihlasan,” tambahnya.

Keakraban, kata Bustami, adalah perpaduan keihlasan, bukan karena rasa tidak enak hati.

Gubernur Bustami juga mengingatkan, Aceh adalah daerah yang dikenal hebat di masa lalu, tapi sekarang tidak lagi.

“Kita mengatakan Aceh ini hebat di masa lalu, kenapa sekarang tidak. Mungkin kita belum belajar ikhlas. marilah dari kota Sabang yang indah ini kita memulai dengan keihlasan,” tegas Gubernur Bustami.

Baca Juga :  Pj Sekda Pimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Aceh 

“Inilah yang saya mau menggugah malam ini untuk menuju Aceh yang lebih baik ke depan. Jadikanlah masa lalu itu sebagai kenangan untuk menjadi spirit kita,” tambahnya.

Gubernur Bustami menambahkan, di era digitalisasi saat ini, hidup kita seperti akuarium, semua terekam, tidak bisa ditutupi. Untuk itu, Bustami berharap para pamong praja yang dididik secara khusus bisa mengabdi dengan keihlasan.

“Saya berharap kita punya naiwatu, komitmen, yang dilandasi dengan sebuah keihlasan,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur Bustami membacakan sebuah pantun:

“Pergi bersampan layar terkembang,

jangan lupa membawa makanan

terima kasih kawan telah datang ke Sabang untuk silarutrahmi demi kenangan persahabatan.”

Editor: Gito Rolis

Share :

Baca Juga

Aceh Timur

HUT RI Ke-79 Di Aceh Timur Berjalan Lancar

Daerah

Tim SAR Pulau Banyak bersama Warga dan Personil Polsek Gagalkan Penyeludupan Penyu Hijau (Chelonia mydas)

Daerah

Rumah Nek Nurmi Padang Tiji Yang Roboh Tertimpa Pohon Kembali Dibangun

Aceh Besar

Plt Sekda Aceh Besar Buka Leadership Training IPPEMINDRA

Aceh Besar

Cut Rezky Handayani Dikukuhkan Jadi Pj Ketua Pembina Posyandu Aceh Besar

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Resmikan Mushalla Pulau Kapuk

Nasional

Menko Polhukam Bersama Menteri ATR/BPN Membahas Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat

Aceh Barat

Tekuk Finalis POPDA 2022, Team Sepak Bola Aceh Barat Raih Tiga Poin Perdana