Home / Peristiwa

Sabtu, 15 Juni 2024 - 15:12 WIB

Seorang Nenek Diitemukan Tewas Bersimbah Darah di Aceh Timur

mm Redaksi

Ilustrasi

Ilustrasi

ACEH TIMUR – Seorang nenek bernama Ramlah (66 tahun) warga Dusun Pinto Rimba, Gampong Alue Lhok, Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur, ditemukan meninggal dunia dengan kondisi bersimbah darah di rumahnya, Sabtu, 15 Juni 2024.

Kasi Humas Polres Aceh Timur AKP Agusman Said Nasution mengatakan berat dugaan korban meninggal akibat dibunuh. Karenanya kondisinya berlumuran darah saat ditemukan.

Baca Juga :  Seorang Remaja Tewas Tenggelam di Sungai Gampong Leubok Pempeng

Agusman mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya bernama Kartini sekitar pukul 9.00 WIB. Saat itu saksi (Kartini) melihat pintu rumah ibunya masih tertutup dan terkunci.

Baca Juga :  Diduga Cemari Udara, Ketua Pansus Pertambangan DPRA M. Rizal Falevi Kirani: Pihak PT.Mifa Harus Bertanggung Jawab

“Karena penasaran, Kartini memeriksa rumah korban dan dikejutkan saat melihat ibunya tergeletak bersimbah darah dan luka di bagian leher,” kata Agusman.

Anggota unit Indentifikasi Sat Reskrim Polres Aceh Timur, kata Agusman, telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan telah memasang police line di rumah korban.

Baca Juga :  DPR Aceh Sahkan APBA 2022 , Rp 16,17 Triliun

Tim Indentifikasi juga telah mengambil keterangan dari saksi-saksi dan mayat korban telah dievakuasi ke Puskesmas.

“Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan di lapangan untuk mengungkap siapa pelaku dan apa motif dari kasus pembunuhan tersebut,” kata Agusman.

Penulis: Afrizal

Editor: Gito Rolis

Share :

Baca Juga

Daerah

BAIS TNI – Bea Cukai Gagalkan Peredaran 160 Juta Batang Rokok Ilegal di Riau

Aceh Jaya

Warga Keluhkan Pasokan Air Bersih, Perumda Aceh Jaya Jelaskan Penyebab dan Upaya Penanganan

Internasional

Kasus TPPO Meningkat

Daerah

Laskar Panglima Nanggroe Kecam Pertamina: Jangan Halangi Hak Aceh!

Peristiwa

Pangdam IM Sambut Silaturahmi DPD LVRI dan PD Pemuda Panca Marga Aceh

Daerah

Anggota DPR : kerja sama Internasional tetap harus koordinasi pemerintah pusat

Internasional

KBRI Yangon Pulangkan 56 WNI dari Myanmar

Daerah

Alami Kecelakaan, Basarnas Aceh evakuasi ABK asal Filipina