Home / Peristiwa

Senin, 7 Juli 2025 - 10:38 WIB

Suhu Banda Aceh Semakin Panas, Publik Terngiang Kiprah Illiza di Konferensi Iklim Internasional Argentina

mm Redaksi

suhu udara di Banda Aceh kerap menembus angka 34–36 derajat Celsius dan dampak perubahan iklim mulai dirasakan oleh masyarakat secara langsung. Senin,(07/07/2025). Foto:Dok. Aininadhirah/Noa.co.id

suhu udara di Banda Aceh kerap menembus angka 34–36 derajat Celsius dan dampak perubahan iklim mulai dirasakan oleh masyarakat secara langsung. Senin,(07/07/2025). Foto:Dok. Aininadhirah/Noa.co.id

Banda Aceh – Peningkatan suhu udara yang makin terasa di Banda Aceh dalam beberapa waktu terakhir kembali mengingatkan publik akan pentingnya komitmen terhadap isu perubahan iklim. Di tengah cuaca yang kian ekstrem, banyak pihak kembali menyoroti kiprah Wali Kota Banda Aceh periode lalu, Illiza Sa’aduddin Djamal, yang sempat tampil di panggung dunia sebagai pembicara dalam Konferensi Iklim Internasional di Córdoba, Argentina. Selasa 01 juli 2025 lalu.

Dalam konferensi yang diselenggarakan oleh Global Covenant of Mayors for Climate and Energy (GCoM) itu, Illiza menyampaikan presentasi berjudul “Women’s Role in Waste Management” pada sesi pleno bertema “From Minimum Compliance to Structural Change: Gender Inclusive Solutions for Climate Action.”

“Alhamdulillah, Banda Aceh dengan segala potensinya kini mulai mendapat tempat di panggung internasional,” ujar Illiza, dikutip dari Layarberita.

Baca Juga :  Tim Damkar Aceh Besar Evakuasi Ular Piton 3,5 Meter

Dalam forum tersebut, Illiza memaparkan pengalaman Banda Aceh dalam pengelolaan sampah yang melibatkan partisipasi aktif perempuan. Menurutnya, peran perempuan sangat vital dalam menciptakan perubahan nyata di tingkat komunitas, termasuk dalam menjaga lingkungan dan menekan emisi rumah kaca.

Kehadirannya di Argentina bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari pengakuan global terhadap upaya lokal yang dilakukan di Banda Aceh. Bahkan, seluruh biaya perjalanan dan akomodasi ditanggung sepenuhnya oleh panitia.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Empat Orang Sedang Asyik Isap Ganja di Taman Meuraxa

“Selain diundang oleh Menteri Lingkungan Hidup Pemerintah Provinsi Córdoba, tiket pesawat dan akomodasi sepenuhnya ditanggung oleh GCoM,” tulis situs resmi Diskominfo Banda Aceh.

Setelah sesi panel, Illiza juga mengunjungi Kota Despeñaderos untuk melihat langsung model pengelolaan sampah rumah tangga berbasis pemberdayaan perempuan, yang sekaligus menjadi inspirasi dan ruang kolaborasi antara kota-kota lintas benua.

“Insyaallah, agenda penting ini menambah pengetahuan, wawasan, dan pengalaman kita serta menjadi momentum menghidupkan kembali kolaborasi internasional menuju Banda Aceh yang lebih baik ke depan,” ujar Illiza.

Baca Juga :  Ketua DPRK Banda Aceh Minta Tak Ada Lagi Kasus Bunuh Diri

Kini, ketika suhu udara di Banda Aceh kerap menembus angka 34–36 derajat Celsius dan dampak perubahan iklim mulai dirasakan oleh masyarakat secara langsung, momen keikutsertaan Illiza dalam konferensi iklim internasional itu menjadi pengingat bahwa solusi harus dibangun sejak dari kebijakan lokal dan aksi komunitas.

Pemerhati lingkungan menilai, sudah saatnya Banda Aceh menghidupkan kembali forum-forum lintas sektor yang membahas adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Apa yang pernah dibawa Illiza ke panggung internasional adalah fondasi yang bisa dikembangkan lebih jauh oleh generasi kepemimpinan selanjutnya.

 

 

Editor: Amiruddin. MKReporter:

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Krueng Babahrot Ramai Disorot, DSI dan Satpol PP-WH Abdya Baru Bicara Pengawasan

Peristiwa

Polda Aceh Gelar Patroli Berskala Besar, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

Daerah

BNPB Rampungkan Huntara untuk 50 KK di Pidie Jaya

Peristiwa

Ledakan di Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA Banda Aceh

Peristiwa

10 Rumah Dinas Aspol Lamteumen Ludes Terbakar

Peristiwa

Satu Rumah Warga Ludes Terbakar di Aceh Timur

Peristiwa

Empat Hektare Lahan di Lhoknga Terbakar 

Daerah

Remaja Tenggelam di laut Aceh Besar Ditemukan Meninggal