Home / Internasional / News / Peristiwa

Sabtu, 7 Maret 2026 - 21:48 WIB

Tiga WNI Hilang Akibat Kapal Musaffah 2 Meledak di Selat Hormuz

Farid Ismullah

Kapal Musaffah 2. (Foto : Ilustrasi).

Kapal Musaffah 2. (Foto : Ilustrasi).

Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menerima laporan terkait insiden ledakan yang menimpa satu tug boat bernama Musaffah 2, berbendera Uni Emirat Arab (PEA) di Selat Hormuz. Menurut Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi dan Muscat, insiden terjadi di antara perairan UEA dan Oman pada Jumat (6/3/2026) pukul 02.00 dini hari waktu setempat.

Plt Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Heni Hamidah mengatakan berdasarkan saksi mata, Musaffah 2 mengalami ledakan yang menyebabkan kapal terbakar dan tenggelam.

“Hingga saat ini, Otoritas di UEA dan Oman masih melakukan penyelidikan terkait penyebab insiden ini,” ujar Heni dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/3/2026).

Baca Juga :  Kemlu RI Siapkan Rencana Darurat Evakuasi 37 WNI di Venezuela

Heni memastikan bahwa perwakilan Indonesia segera berkoordinasi dengan otoritas UEA dan Oman, dan pihak perusahaan Safeen Prestige.

“Berdasarkan informasi yang diterima, Musaffah 2 berawak total 7 personel berkewarganegaraan Indonesia, India, dan Filipina. 4 awak selamat, sedangkan 3 awak lainnya masih dalam proses pencarian,” katanya.

Sementara itu, kata Heni, khusus kondisi awak terdapat 4 awak WNI, 1 WNI selamat sedang mendapat perawatan luka bakar di Rumah Sakit di Kota Khasab, Oman.

Baca Juga :  Beruang Liar Teror Warga, Balai KSDA Aceh turunkan Tim kelapangan

“Sedangkan 3 WNI lainnya masih terus diupayakan pencarian oleh otoritas setempat. Selain 4 WNI tersebut, terdapat 1 WNI yang berada di lokasi insiden namun berada di kapal yang berbeda dan dalam keadaan selamat,” ujarnya.

Saat ini, kata Heni, perwakilan Indonesia di UEA dan Oman secara intensif berkoordinasi dengan otoritas setempat dan perusahaan untuk proses pencarian 3 awak WNI yang hilang, memastikan perawatan 1 WNI selamat dan menyampaikan perkembangan penanganan kepada pihak keluarga di Indonesia.

“Kementerian Luar Negeri juga mendorong penyelidikan menyeluruh atas insiden ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Wagub Fadhlullah Halal bi Halal ke Kediaman Abon Arongan

Heni mengatakan dengan memperhatikan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah, Kementerian Luar Negeri kembali mengimbau seluruh WNI di Timur Tengah termasuk awak WNI yang bekerja di kapal laut, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan situasi melalui sumber informasi resmi, dan menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat.

“Segera lakukan lapor diri untuk memastikan respons cepat dan tepat dari Perwakilan RI. Dalam keadaan darurat, segera hubungi hotline Perwakilan RI terkait,” ujarnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Atap Mal Pelayanan Publik Aceh Barat Diterjang Badai

Peristiwa

Dua Hektar Kebun Kopi di Bener Meriah Terbakar

Daerah

Bank Aceh Bagikan Dividen Tahun 2024 sebesar Rp 300 Miliar

Hukrim

KBRI Phnom Penh Fokus pada Pelindungan WNI

News

Pemkab Aceh Utara Raih Penghargaan Kepatuhan Pelayanan Publik Predikat Tinggi

Daerah

Presiden Adam Depok Tunjuk Zulfikar Sawang Jadi Kuasa Hukum

News

Bantu Korban Banjir, Komando Singa Mutiara Bersihkan Mesjid di Pidie

Peristiwa

Rescue Pemadam Evakuasi Jenazah Warga Aceh Besar, Kapolsek : Keluarga Menolak Untuk di Visum