Home / Hukrim / Nasional / Peristiwa

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:45 WIB

Jampidum Setujui Rehabilitas Tiga Tersangka Narkotika Berdasarkan RJ

mm Redaksi

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Asep Nana Mulyana. (Foto : NOA.co.id/Puspenkum Kejagung RI).

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Asep Nana Mulyana. (Foto : NOA.co.id/Puspenkum Kejagung RI).

Jakarta – Jaksa Agung RI melalui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Asep Nana Mulyana menyetujui pelaksanaan rehabilitasi terhadap tiga (3) tersangka narkotika. Keputusan ini diambil setelah hasil ekspose virtual pada Jumat (6/3/2026) menunjukkan bahwa para tersangka memenuhi syarat untuk menjalani rehabilitasi.

Jampidum Asep Nana Mulyana menekankan bahwa keputusan ini merupakan wujud keadilan restoratif yang berfokus pada pemulihan dan rehabilitasi bagi para tersangka.

Baca Juga :  Wagub Aceh Terima Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN, Bahas Huntara Pascabencana

“Para Kepala Kejaksaan Negeri dimohon untuk menerbitkan Surat Ketetapan Penyelesaian Perkara Berdasarkan Keadilan Restoratif,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Tersangka yang disetujui untuk direhabilitasi adalah Gufron dari Kejaksaan Negeri Manokwari, I M. Rahmani alias Mani dan Efendi alias Nyamuk dari Kejaksaan Negeri Barito Kuala, serta Hamdanor als Hamdan dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar. Mereka disangka melanggar pasal-pasal terkait narkotika dan telah positif menggunakan narkotika.

Baca Juga :  Kejagung Periksa Dua Orang Saksi Terkait Perkara PT Duta Palma Korporasi

Jampidum menjelaskan, Alasan disetujuinya rehabilitasi adalah karena para tersangka tidak terlibat jaringan peredaran gelap narkotika, bukan sebagai produsen atau pengedar, dan dikualifikasikan sebagai pecandu narkotika. Selain itu, mereka juga belum pernah menjalani rehabilitasi atau telah menjalani rehabilitasi tidak lebih dari dua kali.

“Keputusan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi para tersangka untuk memperbaiki diri dan kembali menjadi anggota masyarakat yang produktif. Rehabilitasi juga diharapkan dapat membantu mereka untuk meninggalkan kebiasaan buruk dan memulai hidup baru,” Terangnya.

Baca Juga :  Penyerahan Hewan Kurban Idul Adha 1445 H, Jaksa Agung Tekankan Semangat Rela Berkorban Bagi Para Insan Adhyaksa

Kejaksaan Agung terus berkomitmen untuk menjalankan keadilan restoratif dalam penanganan kasus narkotika, dengan fokus pada pemulihan dan rehabilitasi bagi para tersangka yang memenuhi syarat.

“Dengan demikian, para tersangka dapat menjalani proses rehabilitasi dan kembali ke masyarakat dengan harapan yang lebih baik,” Demikian Jampidum Asep Nana Mulyana.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Hukrim

Tim Rimueng Satreskrim Polresta Banda Aceh Tangkap Dua Taruna Pelayaran yang Rampas Ponsel di Peunayong

Hukrim

JAMPidum Setujui Restorative Justice Penyalahguna Narkotika

Hukrim

JAM-Intelijen : Keberhasilan pelaksanaan PSN dan PSD sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional

Hukrim

Kemlu RI : Diduga 30 WNI Jadi Korban TPPO Online Scammer di Manila

Hukrim

Satreskrim Polresta Banda Aceh Sita Barang Bukti Tambahan Terkait Pengadaan Lahan Zikir Nurul Arafah Islamic Center

Nasional

Badiklat Kejaksaan RI Menerima Kunjungan THE U.S. Department Of State’s Iternational Narcotics And Law Enforcement Affairs (INL)

Peristiwa

Pangdam IM Hadiri Malam Anugerah Serambi Awards

Peristiwa

Ngeri! Tanggul Sungai Seruway Jebol Sebabkan Banjir, Dandim Kerahkan Ratusan Personil TNI