Home / Peristiwa

Jumat, 14 November 2025 - 17:30 WIB

TNI AL Evakuasi Jenazah di teluk Balikpapan

Farid Ismullah

Guskamla Armada II berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah seorang korban yang mengapung di Perairan Teluk Balikpapan, Kamis (13/11/2025). (Foto : Noa.co.id/HO-Dispenal).

Guskamla Armada II berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah seorang korban yang mengapung di Perairan Teluk Balikpapan, Kamis (13/11/2025). (Foto : Noa.co.id/HO-Dispenal).

Jakarta – TNI AL menunjukkan kesigapannya dalam menjaga keamanan dan keselamatan di laut. Kali ini, KRI Selar-879, unsur patroli di bawah kendali Gugus Keamanan Laut Koarmada II (Guskamla Armada II) berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah seorang korban yang mengapung di Perairan Teluk Balikpapan, Kamis (13/11).

Penemuan ini terjadi saat KRI Selar-879, di bawah komando Mayor Laut (P) Dian Haris, tengah melaksanakan patroli keamanan laut rutin di jalur strategis ALKI II. Dengan sigap dan profesional, tim prajurit TNI AL segera mengevakuasi jenazah ke atas kapal untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak berwenang guna proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

Baca Juga :  Lintasi Selat Aroih Aceh, KRI Bima Suci Gelar berbagai Lomba Meriahkan Kemerdekaan RI Ke-80

Berdasarkan informasi yang diterima, jenazah tersebut diduga merupakan korban tenggelam di Pantai Kemala, Balikpapan, pada 9 November 2025 lalu.

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Balikpapan, Kolonel Laut (P) Topan Agung Yuwono, menyampaikan apresiasi atas kesigapan prajurit KRI Selar-879. “Kehadiran unsur TNI Angkatan Laut di laut bukan hanya untuk menjaga keamanan dan kedaulatan, tetapi juga merupakan wujud kepedulian kemanusiaan. Prajurit kami siap memberikan bantuan kepada masyarakat maritim kapan pun dibutuhkan,” tegas Danlanal Balikpapan.

Baca Juga :  HIMAPAS Tuding Pemda Aceh Singkil Bangun Opini Publik soal 4 Pulau

Sementara itu, Komandan Guskamla Armada II Laksma TNI Hreesang Wisanggeni, turut memberikan penghargaan atas profesionalisme dan kesiapsiagaan unsur jajarannya. Ia menegaskan bahwa kecepatan dan ketepatan respon dalam setiap kejadian di laut menunjukkan komitmen TNI AL untuk hadir sebagai pelindung dan penolong di lautan nusantara.

Baca Juga :  Kasus WNI Ditahan di Myanmar, Pengamat Ungkap Tiga Alasan Pembebasan bisa Gunakan Opsi OMSP

Bentuk keterlibatan prajurit TNI AL dalam operasi kemanusiaan seperti ini merupakan cerminan kesiapsiagaan prajurit TNI AL dalam menjaga keselamatan rakyat di wilayah perairan Indonesia, selaras dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bahwa prajurit Jalasena harus senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam setiap situasi sebagai bentuk nyata pengabdian TNI AL kepada bangsa dan negara.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Kanwil Ditjenim Aceh Usulkan Evaluasi Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2016

Daerah

Rawan Manipulasi Data, Kerusakan Kebun Sawit Rakyat dan Sawah akibat Banjir di Aceh Singkil Dipertanyakan

Internasional

Menurut Laporan FAO, Hutan Terancam Akibat Deforestasi Global melambat

Daerah

Tiga Point Kesepakatan Rapat Pemerintah-DPR Pemulihan Bencana Aceh

Aceh Besar

Pondok Pesantren Kebakaran, Istri Gubernur Aceh Serahkan Bantuan untuk Santri Babul Maghfirah

Internasional

PBB Sesalkan AS Tarik Diri dari dari Sejumlah Entitas

Peristiwa

Satu Rumah di Pidie Jaya Terbakar akibat Korsleting Listrik

Internasional

KBRI Kuala Lumpur Telusuri 17 Perempuan Asal Indonesia diduga jadi korban TPPO