Home / Advetorial / Daerah

Sabtu, 11 Maret 2023 - 08:30 WIB

Transaksi Periwisata di Aceh Travel Mart Capai Rp 2,3 Miliar

mm Redaksi

Banda Aceh – Transaksi paket pariwisata yang dijual kalangan pengusaha pariwisata dari Provinsi Aceh dalam ajang Aceh Travel Mart (ATM) 3.0 mencapai Rp 2,3 miliar lebih.

Aceh Travel Mart yang digelar menggunakan dana APBA sekitar Rp 680 juta sejak 7 Maret hingga 11 Maret ini digagas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh berkolaborasi dengan DPD Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Aceh.

Aceh Travel Mart yang ketiga tersebut merupakan pertemuan para pelaku usaha pariwisata dari dalam maupun luar negeri dengan tujuan penjualan paket wisata Aceh atau table top. Selain itu, kegiatan itu turut dikemas dengan seminar nasional, famtrip, dan gathering pelaku pariwisata.

Baca Juga :  Perusahaan Cabang BBH Banda Aceh Diresmikan

Aceh Travel Mart 3.0 diikuti seratusan pengusaha pariwisata dari berbagai provinsi di Indonesia maupun Malaysia dan Singapura.

“Alhamdulillah, transaksi pariwisata di Aceh Travel Mart tahun ini menyentuh Rp 2,3 miliar, artinya banyak paket pariwisata Aceh yang ditawarkan laku terjual di Aceh Travel Mart 3.0,” kata Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal, Jumat, 10 Maret 2023.

Almuniza menuturkan, paket pariwisata dari Aceh yang terjual di ajang ATM 3.0 di antaranya yaitu wisata Pulau Weh, paket wisata dataran tinggi Gayo, Sabang, Pulau Banyak, dan lainnya.

“Selain itu, juga ada paket promosi perhotelan dan restoran. Nilai transaksi di Aceh Travel Mart tahun ini alhamdulillah meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa pariwisata Aceh perlahan bangkit dan pulih setelah sebelumnya terdampak pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pelaku Ekraf Asal Aceh Benchmarking ke Jawa Barat

Ketua ASPPI Aceh, Azwani Awi, mengatakan Aceh Travel Mart merupakan agenda rutin dua tahunan. Kegiatan tersebut juga bagian dari promosi pariwisata di provinsi ujung barat Indonesia tersebut.

“Kami optimis pariwisata Aceh akan maju karena didukung potensi yang menjanjikan. Kemajuan pariwisata ini berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sektor pariwisata memberi efek banyak terhadap usaha masyarakat, terutama kecil menengah,” kata Azwani.

Baca Juga :  Ngabuburide dan Bukber Masyarakat Ramaikan Aceh Festival Ramadhan 2022

Azwani juga menjelaskan, Aceh Travel Mart ini merupakan promosi pariwisata dan bentuk ikhtiar demi meningkatkan kunjungan wisatawan ke Aceh. Apalagi kondisi pariwisata Aceh perlahan pulih setelah pandemi Covid-19.

“Aceh banyak memiliki destinasi pariwisata. Jika destinasi tersebut tidak dipromosikan atau diperkenalkan kepada masyarakat luar, maka tidak akan ada orang berkunjung ke Aceh. Kami akan terus memperkuat sektor pariwisata dengan mempromosikannya secara terus menerus,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Aceh Travel Mart 3.0 juga merupakan jalan menuju Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke VIII yang dijadwalkan dihelat pada 19 Agustus hingga 27 Agustus 2023. []

Share :

Baca Juga

Daerah

Sah PC IAI Bireun Dilantik, H Mukhlis Sebut Apoteker Harus Jadi Mitra KONI Bireun

Aceh Besar

Jelang Peringatan HUT Ke-40, ASN Gotong Royong Bersihkan Kota Jantho 

Daerah

Kasi Intel se Aceh Berkomitmen Rawat Public Trust Kejaksaan

Daerah

Setelah dikepung Buaya, kini Aceh Singkil dikepung Malaria

Daerah

Kejati Aceh Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah

Advetorial

The Wonder of Nanggroe, Spirit Kejayaan Iskandar Muda di Belantara Perbankan Ibukota

Aceh Besar

Forkopimda Aceh Besar Gelar Peusijuk dan Malam Ramah Tamah dengan Kapolres dan Ketua Pengadilan yang Baru

Daerah

Kolaborasi TNI-Komdigi Pulihkan Infrastruktur Komunikasi di Provinsi Aceh