Home / Daerah

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:06 WIB

Uang Makan Dipangkas, Damkar Pidie Mogok Kerja

mm Amir Sagita

Armada Pemadam Kebakaran dikembalikan oleh petugas kepada BPBD Pidie, Rabu (4/3/2026) (Foto.Amir Sagita.NOA.co.id).

Armada Pemadam Kebakaran dikembalikan oleh petugas kepada BPBD Pidie, Rabu (4/3/2026) (Foto.Amir Sagita.NOA.co.id).

Sigli – Sejumlah petugas pemadam kebakaran di Kabupaten Pidie, Aceh, menghentikan aktivitas mereka, Rabu, 4 Februari 2026. Aksi itu ditandai dengan pengembalian enam unit mobil pemadam kebakaran dari lima pos ke halaman kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah, (BPBD) Kabupaten Pidie.

Pantauan di lokasi menunjukkan enam armada terparkir berjajar di halaman kantor. Sejumlah petugas terlihat meninggalkan lokasi setelah memarkirkan kendaraan operasional tersebut.

Salah seorang petugas, Iswadi, kepada wartawan mengatakan, aksi itu dipicu ketidakjelasan pembayaran uang makan dan minum yang menjadi hak para personel. Menurut dia, setiap petugas sebelumnya menerima Rp420 ribu per bulan. Namun pada Februari 2026, jumlah itu disebut berkurang menjadi Rp350 ribu.

Baca Juga :  Pemkab Simeulue Perjuangkan Nama-Nama yang Tak Lolos PPPK Paruh Waktu

“Bukan belum dibayar, tapi kabarnya akan dipotong lagi. Kami sudah menanyakan ke pimpinan di BPBD, namun tidak ada kejelasan,” ujar Iswadi.

Iswadi menambahkan, pemotongan bukan kali pertama terjadi. Pada tahun-tahun sebelumnya, uang makan dan minum petugas disebut mencapai Rp600 ribu per bulan. “Sekarang terus menurun,” katanya.

Baca Juga :  Sambut Ramadan, ASN Pemkab Aceh Utara Gotong Royong Massal

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pidie, Muhammad Rabiul, membenarkan adanya kendala dalam pembayaran uang makan dan minum bagi 77 petugas damkar di daerah itu. Menurut dia, item anggaran untuk kebutuhan tersebut belum tercantum dalam sistem penganggaran tahun berjalan.

“Kemungkinan harus menunggu perubahan anggaran, tapi kami akan mencari kebijakan terlebih dahulu. Jatahnya tetap Rp420 ribu per bulan, tidak ada pemotongan,” kata Rabiul.

Baca Juga :  Amanat Kapolres Lhokseumawe dalam Upacara Hari Lahir Pancasila

BPBD Kabupaten Pidie saat ini mempekerjakan 77 petugas pemadam kebakaran yang tersebar di lima pos, yakni Tangse, Lamlo (Sakti), Beureunuen, Kota Sigli, dan Kecamatan Padang Tiji.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai dampak aksi tersebut terhadap layanan penanganan kebakaran di wilayah itu.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita

Share :

Baca Juga

Daerah

Wagub Aceh Minta Bantuan Rumah Rusak Berat Korban Banjir Dinaikkan Jadi Rp98 Juta per Unit

Daerah

Pilkades Sanggiran Digugat, Dugaan Kecurangan Dinilai Terstruktur dan Masif

Daerah

Co Foundation ESAS dan Himpunan Alumni IPB Aceh Dorong Hutan Kota Tibang Jadi Kebun Raya Kota Banda Aceh

Daerah

Solusi Bangun Andalas Reklamasi Area Bekas Tambang dan Lepas Ribuan Calon Induk Ikan Kakap Putih di Sungai Krueng Raba

Daerah

Update Penanganan Kayu Pasca Bencana Hidrometeorologi di Aceh dan Sumatera Utara

Daerah

Haji Uma Minta Libatkan MPU, Terkait Perizinan Event

Daerah

SPS Aceh Gelar Takziah ke Rumah Duka Ibunda CEO Acehconnect.com

Daerah

RSUD SIM Nagan Raya Angkat Bicara Soal Dugaan Penanganan Lambat yang Berujung Maut