Home / Aceh Besar / Pendidikan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:56 WIB

USK Perkuat Kompetensi Penyuluh Swadaya Melalui Pelatihan Uji Tanah dan Penyusunan Rekomendasi Pemupukan Spesifik Lokasi

mm Redaksi

Tim PKMBP-TTG USK memberikan pelatihan uji tanah dan pemupukan presisi padi sawah kepada penyuluh pertanian dan kelompok tani di Aula Kantor Camat Blang Bintang, Aceh Besar, Kamis (6/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Tim PKMBP-TTG USK memberikan pelatihan uji tanah dan pemupukan presisi padi sawah kepada penyuluh pertanian dan kelompok tani di Aula Kantor Camat Blang Bintang, Aceh Besar, Kamis (6/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Blang Bintang – Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Produk Teknologi Tepat Guna (PKMBP-TTG) Tahun 2026 menyelenggarakan kegiatan “Peningkatan Kapasitas Penyuluh Swadaya Melalui Pelatihan Uji Tanah dan Pemupukan Presisi Padi Sawah di Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar”. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Blang Bintang ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri atas penyuluh pertanian lapangan (PPL), penyuluh pertanian swadaya, dan ketua kelompok tani, Kamis (6/8/2026). 

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Camat Blang Bintang, Subhan, S.E., M.M., yang dalam sambutannyamenegaskan bahwa pelatihan ini sangat relevan dengan upaya meningkatkan produktivitas padi dan efisiensi usaha tani di Kecamatan Blang Bintang. Menurutnya, pemupukan yang didasarkan pada hasil analisis kondisi tanah, seperti pH serta kandungan nitrogen (N), fosfor(P), dan kalium (K), akan menghasilkan rekomendasi pemupukan yang lebih tepat sehingga mampu mengurangi pemborosan penggunaan pupuk sekaligus meningkatkan hasil panen.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Laporkan LPJ Triwulan I

Selanjutnya, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Blang Bintang, Nurul Aida, S.P., memberikan pengarahan kepada peserta mengenai pentingnya peran penyuluh sebagai ujung tombak dalam mendampingi petani menerapkan teknologi pertanian yang adaptif dan berbasis kondisi lahan.

Baca Juga :  SMAN 13 Banda Aceh Peringati Isra Mikraj 1446 H dan Gelar Pisah Sambut Plt Kepala Sekolah

Materi pelatihan disampaikan oleh Ketua Tim Pengabdi, Dr. Ir. Muyassir, M.P., bersama tim PKMBP-TTG, yang mencakup tiga topik utama, yaitu budidaya padi sawah, pengenalan serta penggunaan Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS) untuk mengukur pH, Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K), serta interpretasi hasil uji tanah untuk menyusun rekomendasi pemupukan presisipadi sawah spesifik lokasi.

Sebagai tindak lanjut, seluruh peserta akan mengikuti sekolah lapangan yang difokuskan pada praktik pengambilan contoh tanah, analisis menggunakan PUTS, serta perhitungan kebutuhan pupuk berdasarkan hasil analisis hara tanah. Melalui pendampingantersebut, diharapkan para penyuluh mampu menerapkan dan menyebarluaskan teknologi pemupukan presisi kepada petani di wilayah binaannya.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Resmikan Portal Parkir Pasar Induk Lambaro, Arus Lalu Lintas Lebih Tertib

Salah satu luaran utama kegiatan PKMBP-TTG ini adalah tersusunnya peta rekomendasi pemupukan padi sawah spesifik lokasi di Kecamatan Blang Bintang, yang diharapkan menjadi dasar penyusunan rekomendasi pemupukan yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas padi sawah di Kabupaten Aceh Besar.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Tekan Inflasi, Pemkab Aceh Besar Kembali Gelar Operasi Pasar

Pendidikan

Kapolda Aceh Terima Audiensi Civitas Akademika UNPRI

Aceh Besar

Bertekad Pertahankan Juara Umum, Pemkab Aceh Besar Gelar TC Qari dan Qariah MTQ ke-36 Aceh 

Aceh Besar

Tekan Inflasi, Pemkab Aceh Besar Kembali Gelar Pasar Murah di Blang Bintang

Aceh Barat

Bunda PAUD Aceh Barat Serahkan Bantuan APE ke Enam Sekolah untuk Dukung Pembelajaran Anak Usia Dini

Internasional

Disdikbud Banda Aceh Gandeng Australia Lewat Fatih Volunteering Teaching Program 2026

Aceh Besar

Kunker di Kabupaten Aceh Besar, Kajati Aceh Sambangi Kejari Jantho

Aceh Besar

H. Muharram Idris: “Pers Harus Terus Menjadi Mitra Pemerintah dalam Membangun Aceh Besar”