Lhokseumawe – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, kembali melanjutkan misi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan bagi korban banjir dan longsor di Aceh. Setelah sebelumnya mengantarkan bantuan ke Kabupaten Aceh Utara, Illiza bersama rombongan bergerak menuju Kota Lhokseumawe dan Langsa, Sabtu (3/1/2026).
Bantuan yang disalurkan merupakan Bantuan Tahap III (akhir Desember) dari Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), yang bersumber dari sumbangan masyarakat Kota Surabaya serta Komwil V Regional Kalimantan.
Penyaluran bantuan ini didasarkan pada surat resmi permintaan bantuan dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia kepada APEKSI, khususnya untuk daerah-daerah di Aceh yang mengalami kerusakan parah akibat bencana alam.
Sebelumnya, Ketua Umum APEKSI, Eri Cahyadi, telah mengimbau seluruh pemerintah kota anggota APEKSI untuk berpartisipasi aktif membantu daerah terdampak bencana di Aceh. Berdasarkan data APEKSI, pada dua tahap sebelumnya bantuan telah disalurkan ke sejumlah kota terdampak, baik secara langsung maupun melalui pemerintah kota dan Pemerintah Provinsi Aceh.
Selain bantuan materiil, APEKSI juga menggerakkan YCC/APEKSI-Muda dari berbagai kota serta mendorong solidaritas antardaerah guna mempercepat pemulihan pascabencana di Aceh.
Setibanya di Kota Lhokseumawe pada Sabtu malam, Wali Kota Illiza yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua APEKSI Bidang Lingkungan dan Perubahan Iklim, menyerahkan donasi warga Kota Surabaya senilai Rp1,5 miliar. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Asisten II Setdako Lhokseumawe.

Keesokan harinya, Minggu (4/1/2026), Illiza melanjutkan perjalanan darat menuju Kota Langsa selama kurang lebih tiga jam dan tiba sekitar pukul 10.00 WIB. Di Kota Langsa, ia menyerahkan amanah bantuan dari masyarakat Kota Surabaya dan Komwil V Regional Kalimantan senilai Rp1,25 miliar, yang diterima langsung oleh Wali Kota Langsa, Jefri Santana.
Editor: Amiruddin. MK









