Home / Daerah / Peristiwa

Minggu, 21 Desember 2025 - 19:20 WIB

Warga Bersyukur TNI Dirikan Posko Trauma Healing di Balee Panah Aceh

mm Redaksi

Anak-anak bermain di posko trauma healing (pemulihan trauma) yang didirikan TNI di Posko Pengungsian Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh. (NOA.co.id/HO-TNI)

Anak-anak bermain di posko trauma healing (pemulihan trauma) yang didirikan TNI di Posko Pengungsian Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh. (NOA.co.id/HO-TNI)

Bireuen – TNI mendirikan posko trauma healing (pemulihan trauma) di Posko Pengungsian Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, untuk membantu pemulihan psikososial para pengungsi, utamanya anak-anak, pascabencana banjir.

Staf Personalia Kodam Iskandar Muda Letkol Infanteri Dekki Sujatmiko mengatakan bahwa kegiatan trauma healing ini merupakan perintah langsung dari pimpinan TNI Angkatan Darat, utamanya Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

“Kegiatan hari ini adalah trauma healing. Ini merupakan perintah langsung dari Bapak KSAD dengan adanya bencana, khususnya di wilayah Kodam Iskandar Muda. Kami juga mendapat arahan dari Ibu Ketua Umum Ibu KSAD agar melaksanakan trauma healing,” katanya dilansir dari ANTARA, Minggu, 21 Desember 2025.

Baca Juga :  Menko Polkam Apresiasi Kinerja Kru Pesawat Pengiriman Logistik Bencana

Selain itu, pendirian posko trauma healing ini dilaksanakan bekerja sama dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, relawan, dan unsur masyarakat.

Ia mengatakan, fokus utama kegiatan trauma healing kali ini adalah anak-anak yang terdampak secara psikologis akibat bencana.

Menurutnya, pada masa pascabencana, banyak anak-anak yang mengalami kecemasan maupun stres lantaran rumah mereka rusak berat.

“Mereka masih ada kecemasan, stres karena rumahnya sendiri hilang, ataupun mungkin ada saudara yang jadi korban. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan psikis mereka. Sehingga dengan adanya kegiatan trauma healing, hilang kecemasan mereka, kembali gembira,” ucapnya.

Baca Juga :  Kapolres Aceh Timur Pantau Pengamanan Cabor Sepak Takraw PON XXI

Untuk mendukung tujuan tersebut, berbagai sarana permainan dibawa dan disumbangkan langsung kepada anak-anak di pengungsian.

“Ada ayunan, perosotan, rubik, hula hoop, bola, kitchen play. Itu kita serahkan,” ujarnya.

Salah satu warga yang mengungsi, Mariani, mengatakan bahwa kegiatan trauma healing yang dilakukan sangat berdampak bagi kondisi mental anak-anak.

“Dari TNI Kodam Iskandar Muda datang kemari untuk healing, untuk menghibur anak-anak supaya bahagia dan ceria seperti semula. Menghilangkan trauma, terutama. Ada mainan, ada jajanan, ada minum. Anak-anak nyanyi-nyanyi, senang sudah nggak murung lagi,” katanya.

Baca Juga :  Pangdam Iskandar Muda Hadiri Penyerahan Remisi Umum Bagi Narapidana di Lapas Kelas II A Lambaro

Ia juga menyampaikan rasa syukur atas bantuan dan pendampingan yang terus mengalir sejak dirinya mengungsi di Balee Panah.

“Bapak-bapak TNI membantu kami. Ada bantuan juga waktu kami sampai kemari. Pertolongan perangkat-perangkat desa ada beras, telur, mie instan, sarden. Ada juga bantuan dari Makan Bergizi Gratis (MBG). Anak-anak juga ada seperti jajanan, pakaian-pakaian. Ada juga yang bantu dari masyarakat,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa layanan kesehatan di posko berjalan rutin dan lengkap.

“Ada selalu kesehatan setiap hari. Dokter kulit ada, dokter jantung ada, dokter umum ada,” ujarnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Peristiwa

GAMMP Desak Tindak Tegas Pelaku Tambang Ilegal

Aceh Barat

Penutupan Expo PON Diisi dengan Tausiah

Peristiwa

BPBD Aceh Besar Sigap Tangani Laporan Masyarakat

Daerah

Tingkatkan Mutu Pendidikan Madrasah, 651 GTK Kemenag Pijay Ikuti AKGTK

Peristiwa

Bakamla RI Terjunkan Unsur Laut Cari Korban KM Osela di Perairan Bangka Belitung

Internasional

KBRI Beirut Berhasil Evakuasi 14 WNI dari Lebanon

Daerah

Pangdam IM bersama Masyarakat Aceh melaksanakan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1444 H tahun 2023 di Lapangan Blang Padang

Daerah

Polda Aceh Gelar Nobar Wayang Kulit Lakon Wahyu Cakraningrat