Home / Peristiwa

Minggu, 16 Juni 2024 - 12:19 WIB

10 Wilayah Aceh Muncul Titik Panas, Warga Diminta Waspada

mm Redaksi

Ilustrasi titik panas pemicu karhutla. (Foto: noa.co.id/FA)

Ilustrasi titik panas pemicu karhutla. (Foto: noa.co.id/FA)

BANDA ACEH – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hotspot (titik panas) di beberapa wilayah Aceh. Dalam pantauan BMKG, Sabtu, 15 Juni 2204 sejumlah titik panas mulai terlihat di beberapa wilayah.

“Terdapat 10 wilayah yang terpantau titik panas,” ujar Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh, Faqih Musyaffa, kemarin.

Baca Juga :  BKPSDM Aceh Barat Umumkan 49 Nama Lulus Administrasi Seleksi JPT

Adapun daerah-daerah yang terpantau memiliki titik panas adalah Sabang, Banda Aceh, dan Aceh Besar. Selain itu, titik panas juga terdeteksi di Pidie bagian utara, Bireuen bagian utara, Lhokseumawe, dan Aceh Utara.

Titik panas juga terpantau di Aceh Timur bagian utara dan Langsa. Hal yang sama juga terjadi di Aceh Tamiang bagian utara dan sekitarnya.

Baca Juga :  Kemlu pulangkan jenazah WNI Asal Riau korban penembakan di Malaysia

Faqih menjelaskan, berdasarkan prakiraan BMKG, 10 wilayah tersebut memiliki tingkat potensi sangat tinggi untuk terjadi kebakaran hutan atau lahan. Hal tersebut ditinjau dari parameter cuaca pada bahan-bahan ringan mudah terbakar di lapisan atas permukaan tanah dengan kategori sangat mudah terbakar.

Untuk itu, Faqih mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati saat menggunakan bahan-bahan yang mengandung api. Karena, hal tersebut dapat menyebabkan kebakaran, terutama di hutan dan lahan.

Baca Juga :  Asisten II Ajak Rekanan Percepat Pengerjaan Venue PON XXI

“Kami meminta kepada masyarakat agar berhati-hati dalam penggunaan api yang dapat menyebabkan kebakaran,” ujarnya.

Faqih juga meminta masyarakat untuk selalu memantau informasi lebih lanjut mengenai informasi terkini terkait cuaca, iklim, gempa bumi, maupun tsunami. Hal ini dilakukan agar warga selalu siaga terhadap potensi bencana.

Penulis: Hidayat S

Editor: Gito Rolis

Share :

Baca Juga

Internasional

Kemlu RI melalui KBRI Den Haag Imbau WNI Waspada Badai Saljlu Melanda Belanda

Peristiwa

KemenP2MI Melalui BP3MI Kepri Gagalkan Calon PMI Nonprosedural Tujuan Singapura

Aceh Besar

220 Surat Suara Sisa dan Rusak Dimusnahkan di Aceh Besar

Daerah

BAIS TNI – Bea Cukai Gagalkan Peredaran 160 Juta Batang Rokok Ilegal di Riau

Daerah

Hanya Orang Gila yang Mau Kelola Bersama Empat Pulau Aceh Singkil

Aceh Barat Daya

Pelajar Diusir Warga Saat Merokok Ditengah Sawah

Daerah

Kejari Aceh Singkil Terapkan Restorative Justice Pada Perkara Penadahan

Internasional

Kemlu RI Evakuasi rombongan pertama WNI dari Nepal