Home / Aceh Barat / Tni-Polri

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:31 WIB

TMMD Ke-127 Kodim Aceh Barat Resmi Ditutup, Bupati Tarmizi Apresiasi Pembangunan Infrastruktur Desa

mm Redaksi

Kasdam Kodam Iskandar Muda Dwi Sasongko bersama Bupati Tarmizi menghadiri penutupan TNI Manunggal Membangun Desa Ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0105/Aceh Barat di Desa Lueng Jawa, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat. Aceh Barat, Rabu (11/03/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kasdam Kodam Iskandar Muda Dwi Sasongko bersama Bupati Tarmizi menghadiri penutupan TNI Manunggal Membangun Desa Ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0105/Aceh Barat di Desa Lueng Jawa, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat. Aceh Barat, Rabu (11/03/2026). Foto: Dok. Istimewa

Meulaboh – Program TNI Manunggal Membangun Desa Ke-127 (TMMD) Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0105/Aceh Barat resmi ditutup di Desa Lueng Jawa, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, Rabu (11/3/2026).

Penutupan program terpadu lintas sektor tersebut dipimpin oleh Dwi Sasongko selaku Kasdam dari Kodam Iskandar Muda. Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Tarmizi bersama unsur Forkopimda serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Tarmizi menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI yang telah melaksanakan program TMMD sehingga berbagai pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca Juga :  Diduga Hendak Kerja di Kamboja, Polsek Amankan Dua Pemuda

“Pertama-tama kita bersyukur kepada Allah SWT atas kelancaran pelaksanaan TMMD Ke-127 hingga selesai pada hari ini. Terima kasih kepada TNI yang telah bekerja keras membangun desa dan membantu masyarakat,” ujar Tarmizi.

Ia menjelaskan, salah satu pembangunan yang sangat dinantikan masyarakat adalah pembangunan jalan penghubung menuju kawasan Kuala Bhee yang memudahkan akses warga menuju pasar serta pusat aktivitas ekonomi.

Menurutnya, jalan tersebut juga menjadi harapan tokoh ulama Aceh Barat almarhum Abu Ibrahim Woyla. Karena itu pemerintah daerah bersama masyarakat sepakat menamakan ruas jalan tersebut sebagai Jalan Abu Ibrahim Woyla.

Baca Juga :  Koramil 17/Geumpang Salurkan Sembako Dari Kodam IM Ke Dayah

“Jalan ini menjadi harapan masyarakat sejak lama. Bahkan almarhum Abu Ibrahim Woyla pernah berharap agar jalan ini dapat dibangun. Karena itu kita menamainya Jalan Abu Ibrahim Woyla sebagai bentuk penghormatan,” kata Tarmizi.

Melalui program TMMD ini, Satgas berhasil menuntaskan berbagai sasaran fisik yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Di antaranya peningkatan badan jalan, pembangunan talut penahan timbunan, rehabilitasi gorong-gorong, pembangunan wingwall, hingga pemasangan cerucuk bambu untuk memperkuat konstruksi infrastruktur.

Baca Juga :  Buka RKPD 2026, Bupati Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan sejumlah program tambahan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, seperti rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, fasilitas MCK, program ketahanan pangan, penghijauan lingkungan, serta kegiatan karya bakti pembersihan tempat ibadah.

Bupati Tarmizi berharap berbagai pembangunan yang telah dilakukan melalui program TMMD dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Aceh Barat.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Identifikasi Pengungsi, UNHCR Lakukan Pemasangan Gelang Tangan kepada Pengungsi Imigran Etnis Rohingya

Aceh Barat

Pj Bupati Mahdi Efendi Hadiri Pelatihan Para Saksi Pemilu

Aceh Barat

Sukses Tangani Inflasi, Pj Bupati Aceh Barat Kembali Menerima Penghargaan dari Insan Pers

Aceh Barat

Dorong Majunya Destinasi Wisata dan Ekonomi Kreatif, Pj. Bupati Aceh Barat Buka Bumoe Teuku Umar Expo 2023

Tni-Polri

Polres Nagan Raya Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Kecamatan Beutong

Tni-Polri

Pembangunan Jembatan Perintis Dusun Gantung Langit, Aceh Tengah Terus Dikebut, Progres Capai 51,8 Persen

Peristiwa

TNI Bantu Polisi Kejar dan Ungkap Kasus Pengeroyokan

Daerah

Panglima TNI Prioritaskan Hunian, Jembatan dan Layanan Publik pada Rekonstruksi Pascabencana