Aceh Utara – Malam mencekam terjadi di Gampong Simpang Empat, Kecamatan Seunuddon, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Seorang ibu, Nurhanifah (37), dan anaknya, Bintang Zaki Almunawwarrah (12), diserang secara brutal oleh pelaku bernama Abizar (24), pria tuna rungu-wicara, di rumah mereka sendiri.
Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto melalui Kapolsek Seunuddon Iptu Edi Suparman menjelaskan, Abizar masuk ke rumah korban tanpa izin dan langsung menyerang menggunakan pisau dapur. “Pelaku yang diketahui masuk ke rumah korban langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam jenis pisau dapur,” ujar Iptu Edi.
Saat serangan terjadi, Bintang Zaki berani menghadapi pelaku dengan mengambil sebilah pedang yang tersimpan di dinding rumah. Namun, ia sempat terkena tusukan di rusuk sebelah kiri. Dalam kondisi terluka, anak itu berlari keluar sambil meminta pertolongan ayahnya, Samsul Bahri, yang berada sekitar 300 meter di warung kopi.
Mendengar teriakan, Samsul Bahri bersama warga bergegas ke lokasi dan mendapati istrinya masih bergelut dengan pelaku. Warga akhirnya berhasil melerai perkelahian dan mengamankan Abizar.
Korban mengalami luka serius: Nurhanifah mendapat empat tusukan di perut, satu di dada, dan satu di lengan kanan, sedangkan Bintang Zaki luka tusuk di rusuk kiri. Pelaku juga terluka akibat perlawanan korban, mengalami luka sayat di tangan kanan dan bacokan di lengan kiri.
“Ketiga orang tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Seunuddon untuk mendapatkan perawatan intensif. Saat ini kondisi mereka masih dalam penanganan medis,” tambah Iptu Edi.
Polisi kini menahan pelaku untuk penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap motif serangan brutal ini.***
Editor: Amiruddin. MKReporter: Syaiful Anshori












