Home / Nasional / Pendidikan

Jumat, 10 April 2026 - 20:25 WIB

SD Negeri Banjarsari Wado Percepat Transformasi Digital

mm Teuku Nizar

SD Negeri Banjarsari, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, mulai mengakselerasi transformasi digital dalam proses pembelajaran. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

SD Negeri Banjarsari, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, mulai mengakselerasi transformasi digital dalam proses pembelajaran. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Sumedang – SD Negeri Banjarsari, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, mulai mengakselerasi transformasi digital dalam proses pembelajaran.

Kegiatan ini dengan menggandeng Alumni Pejuang Digital dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi secara optimal.

Transformasi digital tidak hanya berfokus pada penyediaan perangkat, tetapi juga pada perubahan metode pembelajaran yang lebih interaktif, kolaboratif, dan sesuai dengan kebutuhan kompetensi abad ke-21.

Baca Juga :  Empat Siswa Aceh Raih Prestasi Nasional di FLS3N, Plt. Kadisdik Aceh: Ini Bukti Anak Kita Mampu Bersaing

Program pendampingan intensif menjadi salah satu strategi utama dalam implementasi digitalisasi tersebut.

Para guru mendapatkan penguatan kompetensi dalam merancang pembelajaran berbasis digital, penggunaan papan interaktif.

Serta integrasi berbagai aplikasi pembelajaran untuk mendukung asesmen dan pemberian umpan balik kepada siswa.

Kehadiran Alumni Pejuang Digital dalam program ini berperan sebagai mitra reflektif yang mendampingi guru dan sekolah dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Jaksa Agung Terima Kunjungan Menteri Kehutanan Bahas Koordinasi Penegakan Hukum Terkait Kehutanan

Harapannya, lendampingan ini mampu mendorong inovasi pembelajaran sekaligus meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar di kelas.

Kepala SD Negeri Banjarsari, Mamat Rahmat, menyampaikan transformasi digital merupakan bagian dari visi besar sekolah dalam menghadirkan pendidikan berkualitas dan berdaya saing.

“Digitalisasi bukan sekadar menggunakan perangkat, tetapi bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan oleh guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa,” ujarnya.

Baca Juga :  Kejagung dan Komnas HAM Perkuat Koordinasi dalam Penegakan HAM

Kolaborasi ini juga melibatkan Alumni Pejuang Digital, Najira, S.Pd., M.Pd., yang turut mendampingi sekolah dalam proses implementasi program.

SD Negeri Banjarsari optimistis mampu menghadapi tantangan pendidikan di era digital tanpa mengabaikan penguatan karakter nilai-nilai budaya lokal.

Ke depan, sekolah berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi secara berkelanjutan.

Share :

Baca Juga

Nasional

Kejagung dan Komnas HAM Perkuat Koordinasi dalam Penegakan HAM

Hukrim

Polri Tahan Enam Tersangka Peristiwa di Stadion Kanjuruhan

Aceh Besar

Pemerintah Jamin Kelancaran dan Keamanan Seluruh Tahapan Pilkada Serentak 2024

Nasional

Penghargaan Satya Wanaraksa 2025: Apresiasi bagi Pejuang Konservasi Kawasan

Nasional

Menko Polhukam : Pentingnya Pengembangan Ekonomi dan Pertahanan di Wilayah Perbatasan

Nasional

Evaluasi SOP, Menko Polkam : Pemerintah Tutup Sementara Pendakian Gunung Rinjani

Nasional

Dari Tanah Suci, Presiden Prabowo Instruksikan Tindakan Penyelamatan atas Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

Pemerintah Aceh

Junaidi di Apel Rutin Disdik Aceh: Energi Baru untuk Wujudkan “Aceh Meusyuhu