Home / Kesehatan

Kamis, 30 April 2026 - 21:52 WIB

Sikapi Keluhan Masyarakat, Ombudsman Aceh Sidak Layanan dan Buka PVL di RSUDZA

mm Redaksi

Ombudsman Aceh melakukan inspeksi mendadak terhadap pelayanan di RSUDZA Banda Aceh, Kamis (30/4/2026). Foto: Dok. Istimewa

Ombudsman Aceh melakukan inspeksi mendadak terhadap pelayanan di RSUDZA Banda Aceh, Kamis (30/4/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh — Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap penyelenggaraan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA). Selain memastikan kualitas layanan kesehatan diselenggarakan sesuai standar serta bebas dari praktik maladministrasi, sidak juga bertujuan untuk menindaklanjuti sejumlah laporan informasi yang disampaikan masyarakat melalui berbagai kanal pengaduan Ombudsman (Kamis, 30 April 2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Aceh, Dian Rubianty, bersama Kepala Keasistenan Pemeriksaan Laporan, Kepala Keasistenan Pencegahan dan Asisten Bidang Penerimaan dan Verifikasi Laporan (PVL). Dalam pelaksanaannya, Ombudsman meninjau sejumlah titik layanan strategis, meliputi Instalasi Gawat Darurat (IGD), rawat inap, poli, serta layanan farmasi, termasuk sistem antrean dan alur pelayanan pasien.

Baca Juga :  Aceh Besar Raih Penghargaan UHC Kategori Utama Tahun 2026

Dari hasil pengawasan, Ombudsman Aceh menemukan sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian, khususnya terkait layanan farmasi. Selanjutnya, terdapat sarana dan prasarana yang memerlukan perbaikan, di antaranya, terdapat akses lift yang tidak beroperasi sehingga menyulitkan mobilitas pasien yang harus didorong menuju lantai dua, kondisi kamar dengan pendingin ruangan (AC) yang tidak berfungsi optimal, serta adanya kebocoran di beberapa kamar perawatan.

Baca Juga :  Soal Vaksinasi, Fauzan Azima: Pemimpin Itu Harus Tegas

Kepala Perwakilan Ombudsman Aceh, Dian Rubianty, menyampaikan bahwa temuan tersebut perlu segera ditindaklanjuti oleh pihak rumah sakit, sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

“Kami mendorong adanya perbaikan pada sistem maupun layanan yang masih belum sesuai, seperti akses, sarana dan prasarana, agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Selain melakukan pengawasan, Ombudsman Aceh juga membuka layanan PVL On The Spot di lingkungan RSUDZA. Layanan “jemput bola” ini memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya pasien dan keluarga pasien, jika ingin menyampaikan laporan atau pengaduan secara langsung terkait pelayanan yang diterima.

Baca Juga :  Almuniza Kamal Apresiasi Keberhasilan RSUD Meuraxa dalam Mencapai PAD Hampir 100%

Ombudsman Aceh menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas, serta mengimbau kepada seluruh penyelenggara layanan kesehatan agar responsif dalam menindaklanjuti setiap temuan demi peningkatan kepercayaan masyarakat.

“RSUDZA adalah rumah sakit rujukan terakhir di Aceh. Mari bekerja sama, agar layanan terbaik dapat dirasakan oleh masyarakat, sesuai ketentuan yang berlaku,” tutup Dian.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Peringati Hari Kesehatan Nasional ke-61, Sekda Aceh Ajak Wujudkan “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”

Kesehatan

Jaringan Aneuk Syuhada Desak Pemerintah Aceh Dirikan BPJS Sendiri

Kesehatan

Dukung Disdik Aceh, Kapolda: Semua Pihak Harus Terlibat Perangi Covid-19

Banda Aceh

RSUD Meuraxa Buka Layanan Quick Response, Ini Kelebihannya

Kesehatan

Sekda Aceh Terima MER-C, Perkuat Kolaborasi Penanganan Dampak Bencana

Kesehatan

Hari ke 68 Vaksinasi Massal Tahap Kedua, Sebanyak 73.957 Orang Dilaporkan telah Divaksin Covid-19

Advetorial

Banda Aceh Masih Bebas Malaria, Pemko Perketat Pengawasan DBD Saat Musim Hujan

Kesehatan

Satgas Covid-19 Aceh Ajak Pelajar Suntik Vaksin di BACH