Home / Kesehatan / Pendidikan

Senin, 20 September 2021 - 16:22 WIB

Soal Vaksinasi, Fauzan Azima: Pemimpin Itu Harus Tegas

mm Redaksi

NOA | Takengon – Penasihat Khusus (Pensus) Gubernur Aceh Bidang Pendidikan, Fauzan Azima mengapresiasi sikap Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM.

Menurut Fauzan, dalam kondisi seperti saat ini pemimpin itu memang harus tegas. Terutama kepada staf di bawah lingkungan kerjanya menurut kewenangannya.
Ketegasan untuk keselamatan banyak orang adalah bentuk tanggung jawab seorang pemimpin.

“Kita patut apresiasi atas pernyataan sikap tegas Kadis pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM, bagi Kepala Sekolah yang tidak mampu mengendalikan vaksinasi di sekolahnya patut dievaluasi,” kata Fauzan, Senin, 20 September 2021.

Baca Juga :  Terkait Vaksinasi Siswa, Kadisdik Ultimatum Kepala Sekolah

Fauzan menuturkan, pernyataan tegas itu, adalah ungkapan kasih sayang kepada warga sekolah setelah berkeliling ke seluruh Aceh untuk melihat dan mengecek langsung kesiapan siswa dan siswi ke sekolah.

“Beberapa sekolah bahkan ada yang gurunya yang belum divaksin,” ungkap Fauzan.

Jika pun setiap warga sekolah ditanya nuraninya, mereka pasti ingin tatap muka sebagai mana sebelum pandemi Covid-19 melanda dunia. Tentu saja peluang itu ada dengan adanya vaksinasi.

Baca Juga :  1.187 Guru Honorer di Aceh Diberhentikan, ini Kata Kadisdik

“Vaksinasi itu adalah “sekoci” bagi kita saat ini. Kapal sudah akan tenggelam, maka untuk keselamatan kita mencari pelampung dan sekoci agar semua kita selamat,” tutur Fauzan.

Oleh karena itu, katanya, siapa pun pejabat harus bertanggung jawab di lingkungan kerjanya. Bukan warga sekolah tidak mau vaksin, tetapi tidak faham. Diksi di lapangan kenyataan kadang berbeda dengan diskusi kita di meja kantor.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Aceh Gandeng Kejati Gelar Program Edukasi Hukum di Sekolah

Sebagai mana kata Sekda Aceh, Taqwallah pada setiap pertemuan dengan pejabat-pejabat di daerah soal vaksin; dari sepuluh orang, tiga orang pasti mau, empat orang ragu-ragu dan tiga orang menolak dengan alasan beragam.

“Oleh karena itu peran wali kelas sangat diperlukan untuk mensukseskan vaksin di seluruh Aceh,” tutur Fauzan Azima mengutip Sekda Aceh, dr. Taqwallah, M.Kes. []

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Pemerintah Aceh Sabet Penghargaan Pemprov Peduli Talenta dari Kemdikbud Ristek

Aceh Besar

Plt Kadis Kesehatan Aceh Besar Tinjau Puskesmas Pulo Aceh, Temukan Kerusakan Serius

Daerah

Wakil Bupati dan Kadisdik Apresiasi Program Makanan Bergizi Gratis di Simeulue

Kesehatan

Atasi Persoalan TBC, Mendagri Minta Kepala Daerah Gunakan Otoritas Lakukan Penanganan

Pendidikan

Universitas Borobudur Terima Kunjungan Delegasi Chinese Service Center for Scholarly Exchange, Kementerian Pendidikan Tiongkok

Pendidikan

Menelaah Rekontruksi Pengaturan Pembuktian Scientific Crime Investigation dalam Tindak Pidana Pembunuhan yang Memberikan Kepastian Hukum

Daerah

Mendikdasmen Pimpin Upacara Hari Pertama Sekolah Pasca Banjir di Aceh Tamiang

Pendidikan

Tidak Ada Pemangkasan, Dinas Pendidikan Aceh Salurkan Beasiswa Yatim Sesuai SK Gubernur