Home / Banda Aceh / Pemerintah Aceh

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:16 WIB

FKPPA Apresiasi Langkah Mualem Cabut Pergub JKA

mm Teuku Nizar

Polem Muda Ahmad Yani. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Polem Muda Ahmad Yani. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Banda Aceh – Forum Komunikasi Perjuangan dan Perdamaian Aceh (FKPPA) menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, atas keputusan mencabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

Ketua Koordinasi FKPPA, Polem Muda Ahmad Yani, menilai langkah tersebut mencerminkan kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat Aceh, terutama dalam sektor pelayanan kesehatan.

Menurutnya, keputusan itu menunjukkan sikap responsif Mualem dalam menyikapi dinamika dan aspirasi publik yang berkembang dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga :  Tindak Lanjut Instruksi Gubernur tentang Salat Jamaah, Plt Sekda Buka Rakor Satpol PP WH se-Aceh Guna Rumuskan SOP Penegakan di Lapangan

“FKPPA mengapresiasi keputusan Mualem yang mencabut Pergub JKA. Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir dan mau mendengar suara rakyat,” kata Polem, Selasa (19/5/2026).

Ia menegaskan, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terjaga keberlangsungannya.

FKPPA berharap Pemerintah Aceh segera menyiapkan formulasi kebijakan baru yang lebih tepat sasaran dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Pasokan Air Terganggu Akibat Banjir, Perumdam Tirta Daroy Salurkan Air Bersih ke Masjid-Masjid di Banda Aceh

FKPPA juga meminta pemerintah memastikan seluruh masyarakat tetap memperoleh akses layanan kesehatan secara mudah dan merata di seluruh wilayah Aceh.

Polem Muda Ahmad Yani menilai komunikasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam setiap penyusunan kebijakan publik.

Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat akan memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

“Ke depan, kami berharap setiap kebijakan strategis menyangkut kepentingan rakyat dapat dikomunikasikan secara terbuka agar masyarakat memahami tujuan dan manfaatnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Saksikan Warga Australia Masuk Islam di Masjid Raya

FKPPA juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi Aceh tetap kondusif dan mendukung langkah-langkah pemerintah yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Pencabutan Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang JKA sebelumnya menjadi perhatian publik karena menyangkut layanan kesehatan masyarakat Aceh.

Keputusan Mualem itu pun mendapat respons positif dari berbagai kalangan masyarakat.

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Mualem Lantik Pengurus Baitul Mal Aceh 2025–2030
Tersangka pengedar Narkoba ditangkap di Peureulak Aceh Timur, Sabtu (25/1/2025) (Foto.Dok.Polda Aceh.NOA.co.id).

Banda Aceh

Edar Narkoba, Warga Peureulak dibekuk

Kesehatan

Permohonan Tambahan Anggaran Aceh ke Kemenkeu Masih Diproses Pemerintah Pusat

Advetorial

Rumahtangga dan Pasar Pemasok Sampah Terbesar di Banda Aceh

Pemerintah Aceh

Pemprov Aceh Terima CSR Call Center Darurat 112, Perkuat Layanan Kedaruratan Terintegrasi

Nasional

Pemerintah Aceh Raih Tiga Penghargaan pada Forum Pemred Multimedia Award 2026

Advetorial

Cegah Penularan TBC, Dinkes Ajak Warga Segera Periksa Jika Batuk Dua Pekan

Advetorial

Dukung Tumbuhnya Generasi Gemar Membaca, DPKA Hadirkan Ruang Baca Ramah Anak di Pustaka Aceh