Banda Aceh — Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat kolaborasi lintas sektor sebagai langkah strategis dalam mempercepat penanganan kemiskinan serta memastikan program-program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan sinergi antara pemerintah daerah, perangkat gampong, instansi vertikal, dunia usaha, lembaga sosial, hingga partisipasi aktif masyarakat. Pemerintah menilai penanganan kemiskinan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak semata, melainkan membutuhkan kerja bersama agar intervensi yang dilakukan lebih efektif dan berkelanjutan.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal melalui Kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh, Sukmawati, menyampaikan bahwa kolaborasi memiliki peran yang sangat penting dalam mempercepat penanganan kemiskinan di Kota Banda Aceh.
“Penanganan kemiskinan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, perangkat gampong, instansi vertikal, dunia usaha, lembaga sosial, dan partisipasi aktif masyarakat,” ujar Sukmawati, Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, kolaborasi tersebut memberikan dampak besar terhadap efektivitas berbagai program yang dijalankan pemerintah, terutama dalam proses pendataan dan verifikasi masyarakat miskin agar lebih akurat sesuai kondisi riil di lapangan.
Dengan data yang lebih valid, penyaluran bantuan sosial dinilai dapat berjalan lebih tepat sasaran, sementara program pemberdayaan ekonomi masyarakat juga dapat dilaksanakan secara lebih terintegrasi sesuai kebutuhan warga.
Pemerintah Kota Banda Aceh juga terus memperkuat koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar setiap intervensi yang dilakukan berjalan secara terukur, tepat, dan saling mendukung satu sama lain.
Selain itu, keterlibatan masyarakat juga dinilai menjadi bagian penting dalam membangun sistem pelayanan yang lebih transparan dan akuntabel. Partisipasi masyarakat dalam memberikan masukan, menyampaikan sanggahan data, serta ikut mengawasi pelaksanaan program menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan program pemerintah.
“Kolaborasi yang kuat akan mempercepat upaya penanganan kemiskinan sehingga berjalan lebih optimal, berkelanjutan, dan memberi dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Banda Aceh,” kata Sukmawati.
Melalui penguatan sinergi bersama seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap upaya pengentasan kemiskinan tidak hanya berorientasi pada bantuan jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong terciptanya masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera. (Adv)
Editor: RedaksiReporter: Redaksi











