Home / Pemko Banda Aceh

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:55 WIB

Pemko Banda Aceh Perkuat Strategi Hadapi Tantangan Inflasi demi Lindungi Daya Beli Warga

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, meninjau langsung pelaksanaan pasar daging murah di Gampong Lampaseh Aceh, Jalan Rama Setia, Sabtu (29/3). Foto: Humas Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, meninjau langsung pelaksanaan pasar daging murah di Gampong Lampaseh Aceh, Jalan Rama Setia, Sabtu (29/3). Foto: Humas Banda Aceh

Banda Aceh — Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat berbagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah sejumlah tantangan pengendalian inflasi yang masih dihadapi daerah.

Di bawah kepemimpinan Illiza Sa’aduddin Djamal, berbagai program pengendalian inflasi terus dijalankan untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh akses kebutuhan pokok dengan harga yang stabil dan terjangkau.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal melalui Kepala Bagian Ekonomi Pemerintah Kota Banda Aceh, Harisman, menyampaikan bahwa meskipun tren inflasi di Banda Aceh menunjukkan perkembangan yang positif, sejumlah tantangan masih memerlukan perhatian serius.

Baca Juga :  Hari Terakhir, Sekda Tinjau Langsung Pasar Murah Daging Meugang

Menurutnya, salah satu tantangan utama adalah belum tersedianya cadangan stok pangan atau buffer stock yang memadai untuk mengantisipasi gangguan pasokan saat terjadi kondisi tertentu seperti bencana alam, gangguan distribusi, maupun lonjakan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Banda Aceh Buka Daurah Al-Qur’an Ramadan 1447 H di Masjid Oman Al-Makmur

“Ketersediaan cadangan stok menjadi hal penting untuk menjaga kestabilan pasokan dan mengantisipasi gejolak harga di pasaran,” ujar Harisman, dikutip Selasa (19/2026).

Selain itu, Banda Aceh juga masih menghadapi ketergantungan pasokan sejumlah kebutuhan pokok dari luar daerah. Kondisi tersebut membuat daerah rentan terhadap gangguan distribusi maupun kenaikan biaya transportasi yang dapat memengaruhi harga di tingkat konsumen.

Baca Juga :  Di Bawah Kepemimpinan Illiza, Tren Kemiskinan Banda Aceh Menurun dan Intervensi Sosial Diperkuat

Meski demikian, Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat berbagai langkah antisipatif melalui koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), pemantauan harga secara berkala, serta penguatan berbagai program stabilisasi pasar.

Pemerintah berharap langkah tersebut mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mempertahankan stabilitas ekonomi daerah secara berkelanjutan. (Adv)

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementaria

Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah Ikut Kirab Tarhib Ramadan 1447 H Bersama Wali Kota

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Serahkan Bantuan Masa Panik kepada Korban Kebakaran di Lueng Bata

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Launching Aplikasi ASN Mengaji, Perkuat Budaya Qurani di Lingkungan Pemko

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Illiza Buka Peukan Raya Ramadan 1447 H, Targetkan Perputaran Ekonomi Rp2 Miliar per Hari

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza dan Wawalkot Afdhal Buka Puasa Bersama Keuchik dan Imum Mukim

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Gampong Doy

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Sidak Hari Pertama Kerja, Disiplin ASN Banda Aceh Capai 99,65 Persen

Pemko Banda Aceh

Wawalko Banda Aceh Afdhal Khalilullah Dukung Gerakan Penghijauan di Lingkungan Dayah