Home / Advetorial / Kesehatan / Pemko Banda Aceh

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:57 WIB

Kasus TBC di Banda Aceh Tembus 1.600, Wali Kota Soroti Rendahnya Cakupan Imunisasi Anak

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyampaikan tingginya kasus TBC dan rendahnya cakupan imunisasi anak di Banda Aceh menjadi perhatian serius pemerintah. Foto: Dok. Istimewa

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyampaikan tingginya kasus TBC dan rendahnya cakupan imunisasi anak di Banda Aceh menjadi perhatian serius pemerintah. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Tingginya angka kasus tuberkulosis (TBC) di Banda Aceh menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Banda Aceh. Di tengah masih rendahnya cakupan imunisasi dasar anak, kasus TBC di ibu kota Provinsi Aceh itu tercatat telah menembus lebih dari 1.600 kasus.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menilai kondisi tersebut menjadi peringatan penting bagi seluruh pihak untuk lebih serius meningkatkan cakupan imunisasi dan upaya pencegahan penyakit menular di masyarakat. Menurutnya, rendahnya perlindungan kesehatan dasar pada anak dapat meningkatkan kerentanan terhadap berbagai penyakit yang sebenarnya bisa dicegah sejak dini.

“Angka tuberkulosis saat ini mencapai lebih dari 1.600 kasus. Ini menjadi alarm bagi kita semua bahwa rendahnya cakupan imunisasi sangat berpengaruh terhadap meningkatnya risiko penyakit menular dalam masyarakat,” kata Illiza, Jumat (22/5/2026).

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Tinjau Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Pidie Jaya

Selain TBC, Banda Aceh juga menghadapi peningkatan kasus penyakit menular lainnya. Dari total 263 kasus campak yang tercatat di Aceh, sebanyak 119 kasus ditemukan di Banda Aceh. Kasus pertusis atau batuk rejan juga mulai muncul di tengah masyarakat. Kondisi ini menunjukkan masih adanya kelompok anak yang belum memiliki perlindungan imunisasi yang memadai.

Berdasarkan data yang dipaparkan Illiza, cakupan imunisasi di Banda Aceh saat ini baru mencapai 33 persen. Bahkan sekitar 63 persen anak masih berstatus zero dose, yakni belum pernah menerima imunisasi dasar seperti DPT, Hepatitis B, dan Hib sama sekali.

Baca Juga :  Sayuti Harap BI Bersinergi dengan Pemko Lhokseumawe untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Lebih mengkhawatirkan lagi, tren rendahnya cakupan imunisasi bukan terjadi dalam waktu singkat. Hasil evaluasi yang mengacu pada data UNICEF menunjukkan cakupan imunisasi di Banda Aceh selama lima tahun terakhir terus berada di bawah 50 persen. Artinya, selama bertahun-tahun sebagian besar bayi di Banda Aceh tumbuh tanpa mendapatkan imunisasi dasar lengkap.

Menurut Illiza, kondisi tersebut tidak bisa ditangani dengan cara biasa. Pemerintah Kota Banda Aceh kini memperkuat layanan imunisasi di seluruh puskesmas dan posyandu, melakukan pemetaan sasaran hingga tingkat gampong secara rinci, serta menggerakkan kader kesehatan untuk melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah warga. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada anak yang terlewat dari layanan imunisasi.

Baca Juga :  Wawalko Banda Aceh Afdhal Khalilullah Dukung Gerakan Penghijauan di Lingkungan Dayah

Di sisi lain, pemerintah juga berupaya melawan maraknya informasi keliru mengenai vaksin yang masih berkembang di masyarakat. Edukasi terus dilakukan secara persuasif agar masyarakat memahami bahwa imunisasi merupakan salah satu cara paling efektif untuk mencegah penyakit menular dan menekan risiko munculnya kasus-kasus serius seperti TBC.

“Imunisasi bukan hanya melindungi anak yang mendapat vaksin, tetapi juga melindungi keluarga dan lingkungan sekitarnya. Karena itu, kita harus bersama-sama memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk hidup sehat,” ujar Illiza. (Adv)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Illiza Ajak 171 Anak Yatim Jaya Baru Belanja Baju Lebaran di Pasar Aceh

Kesehatan

Hari Posyandu Nasional 2026, Tri Tito Sosialisasikan Transformasi 6 SPM Posyandu di Aceh Utara

Advetorial

Pasar Murah Daging Meugang Bantu Warga Banda Raya Dapatkan Daging dengan Harga Terjangkau

Advetorial

Disbudpar Aceh Promosikan Wisata Sejarah Lewat Carnival Putro Phang

Banda Aceh

RSUD Meuraxa Imbau Warga Banda Aceh Waspada Influenza A, Kasus Pasien Meningkat Tajam

Kesehatan

Para Kepala Sekolah Sampaikan Prestasi Selesaikan 100 Persen Vaksinasi Covid-19

Pemko Banda Aceh

Dinsos Banda Aceh Tegaskan Komitmen Pengentasan Kemiskinan Saat Kunjungan Bappenas

Keagamaan

Wali Kota Illiza Lepas 100 Kafilah Banda Aceh ke MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya, Target Pertahankan Juara Umum