Home / Banda Aceh / Sosial

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:43 WIB

TASPEN Banda Aceh Salurkan Santunan JKK untuk Ahli Waris

mm Teuku Nizar

Penyerahan JKK okeh PT Taspen (Persero) kepada ahli waris. Foto. Dok. NOA.co.id

Penyerahan JKK okeh PT Taspen (Persero) kepada ahli waris. Foto. Dok. NOA.co.id

Banda Aceh – PT TASPEN (Persero) Kantor Cabang Banda Aceh menyalurkan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) senilai Rp384.552.200.

Santunan tersebut diberikan kepada ahli waris Almarhum Yusmadi, pegawai Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Indrapuri, Provinsi Aceh, Selasa (23/6/2026).

Penyaluran manfaat tersebut menjadi bagian dari komitmen PT TASPEN dalam memberikan perlindungan dan menjamin hak peserta beserta keluarganya.

Prosesi penyerahan berlangsung di kediaman ahli waris Almarhum Yusmadi dan dihadiri perwakilan instansi tempat almarhum bertugas.

Serta Kepala Kantor Regional XIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Banda Aceh, Agus Sutiadi.

Baca Juga :  Daging Subsidi Rp150 Ribu Diserbu Warga, Pedagang Pasar Murah Meugang Jual Lebih Satu Ton dalam Sehari

Branch Manager PT TASPEN (Persero) KC Banda Aceh, Junaizar, menegaskan bahwa perusahaan terus mengedepankan pelayanan prima dan kepastian hak bagi seluruh peserta.

Menurutnya, sistem layanan yang terintegrasi dan proses verifikasi yang berjalan secara proaktif memungkinkan setiap manfaat tersalurkan dengan cepat dan sesuai ketentuan.

“TASPEN memastikan seluruh hak peserta dapat diterima secara tepat jumlah dan tepat waktu. Langkah ini menjadi bagian dari upaya kami untuk memberikan dukungan moril dan finansial bagi keluarga peserta yang ditinggalkan,” kata Junaizar.

Ia menjelaskan, selain manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja, TASPEN juga menjamin pemenuhan hak pensiun janda bagi ahli waris Almarhum Yusmadi.

Baca Juga :  Komnas HAM Perwakilan Aceh Terima Kunjungan BHRC

Hak pensiun tersebut mulai berlaku sejak Januari 2026 dan akan diterima beserta pembayaran rapelnya.

“Selain manfaat JKK, kami juga memastikan hak pensiun janda bagi ahli waris mulai Januari 2026 dapat diterima lengkap dengan rapelnya, sehingga seluruh hak keluarga almarhum terpenuhi. Semoga perlindungan yang kami hadirkan dapat memberikan manfaat terbaik bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Kehadiran Kepala Kanreg XIII BKN Banda Aceh dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan terhadap pemenuhan hak-hak aparatur sipil negara dan keluarganya.

Momen penyerahan santunan berlangsung dengan penuh kehangatan dan menjadi bentuk kepedulian negara melalui program perlindungan yang dikelola PT TASPEN.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang di Nagan Raya

Melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja, PT TASPEN terus memperkuat perannya dalam memberikan perlindungan sosial bagi ASN dan peserta lainnya.

Program ini tidak hanya memberikan manfaat finansial ketika terjadi risiko kecelakaan kerja, tetapi juga menghadirkan kepastian bagi keluarga peserta agar tetap memperoleh dukungan ekonomi setelah kehilangan anggota keluarga yang menjadi tulang punggung.

Penyaluran manfaat JKK kepada ahli waris Almarhum Yusmadi dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

Sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada aparatur sipil negara beserta keluarganya.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Arief Khalifah desak PUPR Aceh perbaiki jalan Provinsi yang rusak di Banda Aceh

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Sediakan Rumah Singgah Untuk Bantu Pasien Rujukan 

Pendidikan

SMAN 14 Iskandar Muda Santuni Wali Murid

Aceh Besar

Santuni Anak Yatim, Wabup Syukri Serukan Kepedulian di Bulan Ramadhan

Banda Aceh

Malam Puncak Agam Inong Banda Aceh 2025 Berlangsung Meriah, Sagti Aprilian dan Cut Riska Adilla Muly Dinobatkan sebagai Pemenang

Banda Aceh

DPMG Banda Aceh Gelar Pelatihan Manajemen BUMG untuk Tingkatkan Kapasitas Pengelola

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Pimpin Misi Kemanusiaan ke Gayo Lues, Salurkan Bantuan Korban Bencana

Pemko Banda Aceh

Dinsos Banda Aceh Tegaskan Komitmen Pengentasan Kemiskinan Saat Kunjungan Bappenas