Banda Aceh – Menindaklanjuti instruksi KONI Aceh, KONI Kota Banda Aceh mengambil alih pembinaan cabang olahraga voli untuk mengikuti Pra Pekan Olahraga Rakyat Aceh (Prapora) di Jantho, Aceh Besar.
“Prapora akan digelar pada 7 September ini,” kata Ketua Umum KONI Kota Banda Aceh, Heri Julius, Jumat (4/9/2026) di ruang kerjanya, Banda Aceh.
Heri menjelaskan, seyogyanya setiap cabor memiliki pengurus di tingkat provinsi maupun kota. Namun, pengurus voli di kedua tingkatan saat ini sedang bermasalah sehingga dikhawatirkan tidak dapat mengikuti Prapora di Jantho.
“Kita tidak intervensi ke pengurus. Kita hanya menindaklanjuti arahan KONI Provinsi. Jadi untuk sementara, KONI Kota Banda Aceh mengambil alih cabor voli untuk mengikuti Prapora khusus cabor voli di Banda Aceh,” ujar Heri.
Surat dari KONI Provinsi Aceh yang ditujukan kepada KONI Kota Banda Aceh menjadi dasar pengambilan kebijakan tersebut.
“Artinya, KONI Kota Banda Aceh menyelamatkan cabor voli Kota Banda Aceh agar bisa ikut Prapora nantinya,” sambung Heri.
Untuk selanjutnya pada Pora, Heri mengaku belum bisa memastikan apakah pembinaan akan tetap ditangani KONI Banda Aceh atau dikembalikan ke cabor.
Sejak menerima instruksi tersebut, KONI Kota Banda Aceh langsung membentuk tim. Heri menunjuk Hendri Mustaqim sebagai koordinator, dengan anggota Zaki, Mahdani, dan Wanda.
“Mereka langsung menindaklanjuti mencari pemain-pemain. Alhamdulillah, hari ini laporan dari mereka ke kita bahwa mereka yakin voli Banda Aceh akan lolos ke Prapora,” lanjut Heri.
Koordinator Tim KONI Kota Banda Aceh, Hendri Mustaqim, mengatakan berdasarkan surat dari KONI Aceh, Ketua Umum KONI Kota Banda Aceh memerintahkan beberapa pengurus untuk menindaklanjuti.
“Setelah beberapa hari surat diterima, kami melakukan rapat bersama Ketua Umum membahas langkah tindak lanjut. Dalam keputusan rapat, ketua memutuskan dan memerintahkan kami termasuk Zaki, Mahdani selaku Wakil Ketua, Wanda selaku Sekretaris, dan saya sendiri sebagai koordinator untuk mengikuti ajang Prapora yang akan dilaksanakan KONI Aceh untuk cabor voli di JSC Jantho,” kata Hendri.
Prapora cabor voli dijadwalkan berlangsung 7 sampai 14 September 2026.
Hendri menambahkan, dengan waktu persiapan yang singkat, tim langsung bekerja keras merekrut atlet. Berdasarkan informasi dari dua pelatih, Jufrizal dari Bank Aceh dan Dariati dari Pengurus Pengprov PBVSI, dilakukan pengetesan terhadap atlet sehingga terbentuk dua tim, yakni regu putra indoor dan regu putri indoor.
“Semua hasil rekrutmen langsung lolos, tidak dilakukan seleksi lagi. Kebutuhan 12 atlet, yang mendaftar 11, jadi semuanya ikut. Kami sangat terbuka bagi atlet yang sudah terdaftar di PBVSI maupun belum. Tetapi kami tidak memaksa, itu hak prerogatif mereka,” jelasnya.
“Kami optimis bisa lolos. Makanya hari ini Ketua dan tim KONI Kota Banda Aceh turun ke lapangan melihat langsung perkembangan. Kami mendengar dari laporan bahwa tim yang dibentuk ini bisa lolos Prapora,” timpal Heri Julius.
Sebagai koordinator, Hendri berharap kerja keras selama 5 hari merekrut pelatih dan atlet dapat membuahkan hasil.
“Insya Allah dapat lolos ke Pora Aceh Jaya. Jika sukses, ini juga membawa nama harum KONI Kota Banda Aceh,” tutupnya. []
Editor: Amiruddin. MK











