Home / Nagan Raya

Jumat, 4 September 2026 - 21:25 WIB

Hari Lahir Kejaksaan ke-81 di Nagan Raya: Seremoni Berakhir, Publik Menanti Konsistensi Penegakan Hukum

mm Redaksi

Foto bersama insan pers dan Kajari Nagan Raya Beserta tamu undangan Di teras utama Kantor Kejaksaan Negeri Nagan Raya. Foto: Dok. Istimewa

Foto bersama insan pers dan Kajari Nagan Raya Beserta tamu undangan Di teras utama Kantor Kejaksaan Negeri Nagan Raya. Foto: Dok. Istimewa

Nagan Raya — Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Nagan Raya berlangsung dalam suasana kebersamaan. Senam sehat bersama insan pers, ramah tamah, donor darah hingga pemeriksaan kesehatan gratis mewarnai agenda yang digelar Kejaksaan Negeri Nagan Raya, Jumat (4/9/2026).

Namun di balik rangkaian kegiatan tersebut, terdapat satu pesan yang jauh lebih besar dan layak dicermati publik: sejauh mana komitmen yang disampaikan institusi penegak hukum benar-benar diterjemahkan menjadi konsistensi dalam menjalankan tugas penegakan hukum?

Siaran pers Kejari Nagan Raya menyebutkan kegiatan diawali dengan senam sehat bersama insan pers, kemudian dilanjutkan ramah tamah Kepala Kejaksaan Negeri Nagan Raya dengan wartawan. Ketua Mahkamah Syar’iyah, Ketua Pengadilan Negeri Suka Makmue dan Direktur RSUD Sultan Iskandar Muda juga turut hadir.

Dari sisi sosial, kegiatan tersebut menghasilkan 15 kantong darah dari 35 calon pendonor. Sementara layanan pemeriksaan kesehatan gratis diikuti 45 peserta dengan sejumlah pemeriksaan dasar kesehatan.

Baca Juga :  Petani Nagan Raya Gotong Royong Bersihkan Pintu Air Ulee Jalan, Pemerintah Diminta Perhatikan Penanganan Menyeluruh

Tetapi bagi publik, nilai sebuah institusi penegak hukum tentu tidak berhenti pada kegiatan sosial maupun seremoni kelembagaan.

Ketika “Satya, Adhi, Wicaksana” Menjadi Janji Publik

Dalam siaran persnya, Kejari Nagan Raya menegaskan komitmen untuk menjunjung Tri Krama Adhyaksa: Satya, Adhi, Wicaksana.

Kejaksaan juga menyatakan tekad untuk hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam mengawal penegakan hukum yang berkeadilan, tetapi juga melalui aksi nyata kemasyarakatan dan pelayanan publik.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pesan publik yang memiliki konsekuensi moral: komitmen akan selalu berhadapan dengan pembuktian.

Penegakan hukum tidak cukup hanya terlihat ketika sebuah perkara menjadi sorotan. Integritas justru diuji ketika perkara menyentuh kepentingan publik, penggunaan anggaran negara, dugaan penyimpangan, maupun ketika aparat penegak hukum harus mengambil sikap terhadap pihak-pihak yang memiliki pengaruh.

Baca Juga :  Dishub Nagan Raya Tingkatkan Tata Kelola Perparkiran di Pasar Simpang Peut

Di titik inilah masyarakat memiliki hak untuk bertanya.

Apakah nilai Satya, Adhi dan Wicaksana akan menjadi prinsip yang konsisten dalam setiap tindakan penegakan hukum di Nagan Raya?

Pers Bukan Sekadar Tamu Seremonial

Kehadiran insan pers dalam kegiatan tersebut juga memiliki arti strategis.

Pers bukan sekadar mitra dalam publikasi kegiatan kelembagaan. Dalam sistem demokrasi, pers memiliki fungsi kontrol sosial dan menjadi salah satu saluran masyarakat memperoleh informasi mengenai kinerja lembaga publik.

Karena itu, kedekatan institusi penegak hukum dengan pers idealnya tidak dimaknai sebagai hubungan seremonial semata. Justru hubungan tersebut harus membuka ruang komunikasi yang sehat, kritis dan transparan.

Pers tetap harus dapat bertanya ketika ada yang perlu ditanyakan.

Baca Juga :  Dari Nagan Raya ke Istana Negara, Toke Aris Wandi Hadiri Peringatan HUT ke-81 RI

Dan institusi publik tetap harus siap memberikan penjelasan ketika masyarakat membutuhkan informasi.

Dari Halaman Kantor ke Lapangan Penegakan Hukum

Peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 pada akhirnya akan selesai ketika kegiatan berakhir dan para peserta meninggalkan halaman kantor.

Tetapi pekerjaan penegakan hukum terus berjalan.

Karena itu, ukuran sesungguhnya dari momentum ini bukan hanya jumlah kegiatan yang terlaksana, melainkan bagaimana komitmen yang disampaikan tersebut tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Kejari Nagan Raya sendiri telah menyatakan tekad untuk hadir di tengah masyarakat melalui penegakan hukum yang berkeadilan serta pelayanan publik yang bermanfaat.

Maka publik tinggal menunggu pembuktiannya.

Seremoni adalah momentum. Komitmen adalah pernyataan. Tetapi konsistensi dalam penegakan hukum adalah pembuktian.

Dan di sanalah kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Negeri Nagan Raya akan terus diuji.

Reporter: Aprizal.43

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Ekbis

Dari Nagan Raya ke Istana Negara, Toke Aris Wandi Hadiri Peringatan HUT ke-81 RI

Nagan Raya

Ketika Apresiasi Menjadi Amanah Untuk Terus Mengabdi

Nagan Raya

Dari Nagan Raya untuk NTT, Cabdin Pendidikan Himpun Donasi Rp51,49 Juta

Nagan Raya

Dishub Nagan Raya Tingkatkan Tata Kelola Perparkiran di Pasar Simpang Peut

Nagan Raya

Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya Nobar Final Piala Dunia Bersama Warga di Arena Nagan Raya Fair HUT ke-24

Nagan Raya

Pemkab Nagan Raya Terima Penghargaan Serambi Awards 2026 Kategori Pelopor Investasi

Nagan Raya

PM-AAS Diterapkan di Nagan Raya, 1.261 Hektare Lahan Disiapkan untuk Pertanian Modern

Nagan Raya

Bakti Kesehatan di Meunasah Dayah, Keuchik Apresiasi Sinergi Lintas Lembaga