Home / Aceh Barat Daya / News

Selasa, 8 September 2026 - 09:57 WIB

Jalan Komplek Pendidikan Padang Meurante Berlubang, Wali Siswa Keluhkan Akses Sekolah

mm Teuku Nizar

Salah satu lubang di jalan Komplek Pendidikan Padang Meurante, Abdya. Foto. Dok. Teukunizar/nona.co.id

Salah satu lubang di jalan Komplek Pendidikan Padang Meurante, Abdya. Foto. Dok. Teukunizar/nona.co.id

Aceh Barat Daya – Kondisi Jalan Komplek Pendidikan Padang Meurante, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), memprihatinkan.

Sejumlah titik badan jalan terlihat berlubang dan mengganggu aktivitas warga, terutama para wali siswa yang setiap hari mengantar anak ke sekolah.

Lubang-lubang tersebut semakin sulit terlihat ketika hujan turun. Genangan air menutup permukaan jalan sehingga pengendara harus lebih berhati-hati saat melintas.

Para wali siswa yang mengantar anak mereka ke sekolah tingkat SD, SMP hingga SMA di kawasan tersebut mengaku terganggu dengan kondisi jalan itu.

Baca Juga :  Laskar Panglima Nanggroe: Abu Razak, Pemimpin Bijak yang Pergi dengan Kemuliaan

“Setiap hari kami lewat di sini untuk mengantar anak sekolah. Kalau hujan, lubangnya tidak kelihatan karena tertutup air,” keluh salah seorang wali siswa, Ilyas warga Pulau Kayu, Selasa (8/9/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut bukan persoalan kecil karena jalan itu menjadi akses utama bagi masyarakat menuju kompleks pendidikan.

Baca Juga :  Puluhan Pelaku UMKM Ikuti Workshop Cenderaloka, Jadi Jembatan untuk Perluas Pasar Hingga Nasional

“Setiap hari, puluhan bahkan ratusan kendaraan bermotor melintasi jalan tersebut. Arus kendaraan meningkat pada pagi hari ketika para orang tua mengantar anak ke sekolah,” sebutnya.

Senada Ilyas, wali siswa lainnya, Umi Karsum menyebutkan, pengendara harus memperlambat laju kendaraan ketika melewati sejumlah titik berlubang.

“Kondisi itu juga berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor,” kata Umi.

Para wali siswa berharap pemerintah daerah segera turun melihat kondisi jalan tersebut.

Baca Juga :  Ziarah Makam Pahlawan Warnai HUT ke-80 Persit KCK

Mereka meminta perbaikan tidak menunggu sampai lubang semakin parah atau menimbulkan kecelakaan.

“Jangan tunggu ada korban baru diperbaiki. Ini jalan menuju sekolah dan setiap hari ramai dilalui,” ujar wali siswa lainnya, Zaitar.

Warga menilai akses menuju kawasan pendidikan semestinya mendapat perhatian serius.

Selain menjadi jalur bagi siswa dan guru, jalan tersebut juga menjadi akses masyarakat yang beraktivitas di sekitar kompleks.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Pj Bupati Abdya Dinilai Alergi Dengan Tahapan Pilkada

Aceh Barat Daya

Imum KPA Wilayah 013 Blangpidie Ajak Masyarakat Menangkan Mualem-Dek Fadh

News

Biro SDM Polda Aceh Raih Juara 1 Assessment Jabatan Internal Terbanyak se-Indonesia

Aceh Barat Daya

Keuchik Abdya Dukung Penghapusan Pokir DPRK: “Tak Ada Manfaat bagi Gampong”

News

Pengguna Jalan Sambut Positif Pembagian Takjil Oleh Bidhumas Polda Aceh

Daerah

TNI Temukan dan Evakuasi Kecelakaan Pesawat Pelita Air di Kalimantan Utara

Aceh Barat Daya

Kantin Sekolah Jadi Dapur MBG? Kepala Sekolah Sebut Jangan Korbankan Fungsi Pendidikan

Aceh Barat Daya

Warga Gampong Ie Mameh Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW