Home / Aceh Barat / Pemerintah

Senin, 14 September 2026 - 10:08 WIB

Bupati Aceh Barat Kunjungi Anak dengan Gangguan Jiwa dalam Program Dokter Masuk Rumah

mm Redaksi

Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M., mengunjungi seorang anak dengan gangguan jiwa dalam kegiatan Dokter Masuk Rumah (Dokmaru) di Desa Ujong Nga, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat, Minggu (13/9/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M., mengunjungi seorang anak dengan gangguan jiwa dalam kegiatan Dokter Masuk Rumah (Dokmaru) di Desa Ujong Nga, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat, Minggu (13/9/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Meulaboh – Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M., mengunjungi seorang anak yang mengalami gangguan jiwa di Desa Ujong Nga, Kecamatan Samatiga, dalam rangka kegiatan Dokter Masuk Rumah (Dokmaru), Minggu (13/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Tarmizi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat untuk mewujudkan daerah bebas pasung. Ia mengatakan, tidak boleh ada masyarakat yang dipasung dengan alasan apa pun.

“Ini permasalahannya karena faktor genetik. Ayahnya juga mengalami hal yang sama dan mamaknya sekarang pulang ke rumah orang tuanya di sini. Orang tuanya ini tidak sanggup menjaga 24 jam,” kata Tarmizi.

Baca Juga :  Libur Panjang Idul Fitri, Kemenko Polkam Pastikan Keamanan dan Penyelenggaran Pelayanan Publik Berjalan Optimal

Karena keterbatasan dalam melakukan pengawasan, pihak keluarga kemudian membuat sebuah gubuk di samping rumah sebagai tempat tinggal sementara bagi anak tersebut. Langkah itu dilakukan karena anak tersebut kerap mengamuk dan membanting barang-barang yang ada di dalam rumah.

“Kita tidak boleh membiarkan itu karena secara medis kalau dia dikurung maka akan semakin stres. Oleh karena itu, kita akan membawa anak tersebut ke Banda Aceh beserta orang tuanya,” ujar Tarmizi.

Baca Juga :  Disdik Aceh Resmikan Collaborative Learning Space, Ketua Komisi VI DPRA: Kami Mendukung Penuh

Setibanya di Banda Aceh, pemerintah akan menyediakan tempat tinggal bagi anak tersebut bersama orang tuanya. Namun, karena saat ini pemerintah belum memiliki anggaran untuk kebutuhan tersebut, Pemkab Aceh Barat akan berkolaborasi dengan Forum Tokoh Peduli Aceh Barat (FTPAB).

Tarmizi berharap, setelah menjalani pengobatan di Banda Aceh dan kondisinya membaik, anak tersebut sudah memiliki tempat tinggal yang layak.

Baca Juga :  Bupati Simeulue Luncurkan Brigade Pangan, Petani Dapat Bantuan Pertanian

“Harapannya nanti ketika dia berobat ke Banda Aceh dan sembuh sudah ada tempat tinggal. Nanti rumahnya di pinggir jalan dan kita desain menghadap ke jalan agar anak tersebut dapat melihat suasana di luar rumah,” katanya.

Tarmizi menjelaskan, kondisi yang dialami anak tersebut diduga berkaitan dengan faktor genetik dan telah berlangsung sejak kecil. Menurutnya, perilaku marah atau mengamuk yang muncul ketika mengalami stres perlu mendapatkan penanganan medis.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Mendagri Tito Karnavian: Saya Usulkan Sendiri Perpanjangan Mahdi ke Pak Presiden, Ini Alasannya!

Daerah

Satgas PKH : 31 Perusahaan Diduga Penyebab Bencana Aceh-Sumatera

Nasional

Jampidum Berikan Arahan Terkait Penanganan TPPO dan Persiapan Pemilu Serentak 2024

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Hadiri Lauching Kampung Bebas Narkoba di Gampong Lueng Ie 

Aceh Barat

62 Gampong di Aceh Barat Terima Tambahan Dana Insentif Tahun 2024

Daerah

Safari Ramadhan Silaturahmi Pemda dengan Masyarakat, Pj Bupati Sampaikan Ini

Aceh Besar

Wabup Syukri Pimpin Rakor R3P Aceh Besar, Fokus Percepatan Rehabilitasi Pascabencana

Nasional

Panglima TNI Bersama Menhan RI Anugerahkan KPLB kepada Prajurit Berprestasi di Timika