Aceh Jaya – Manajemen Portal Media Habakini.com menggelar sosialisasi kepatuhan hukum bagi pelajar dengan tema “Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Raya, Stop Bullying dan Hindari Perilaku Menyimpang”. Kegiatan tersebut berlangsung di SMK Negeri 1 Calang, Kabupaten Aceh Jaya, Rabu (16/9/2026), dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Habakini.com.
Sosialisasi ini menghadirkan Musli Fuadi dari Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Jaya dan Yustitia, S.Pd. dari DPMPKB Aceh Jaya sebagai pemateri. Kegiatan dipandu oleh Suar Sri Herdi selaku Direktur Utama PT Media Kini Bersama.
Direktur Utama PT Media Kini Bersama, Suar Sri Herdi, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman hukum kepada pelajar, khususnya mengenai tertib berlalu lintas serta pentingnya menjauhi perilaku menyimpang.
“Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman hukum dan konsekuensi bagi yang melanggar hukum. Selain itu, kami memberikan edukasi agar pelajar terhindar dari perilaku menyimpang, baik sebagai pelaku maupun korban, terutama kekerasan terhadap anak dan bullying,” kata Suar.
Ia berharap kehadiran pemateri dari Unit Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak DPMPKB Aceh Jaya serta Satlantas Polres Aceh Jaya dapat memberikan dampak positif bagi para siswa.
Menurutnya, pelajar perlu memahami berbagai risiko perilaku menyimpang, seperti tawuran, bullying, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, balap liar, pelanggaran lalu lintas, serta penggunaan media sosial yang tidak bijak.
“Usia muda bukan alasan untuk lepas dari tanggung jawab dan kebal hukum. Oleh karena itu, jaga diri dan keluarga agar terhindar dari perbuatan tercela,” pesannya.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Calang yang diwakili Pembina OSIS, Bayu, menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi kepatuhan hukum tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat bermanfaat. Apalagi pemateri menjelaskan dengan jelas kepada siswa-siswi bagaimana cara berkendara yang benar di jalan raya serta dampak perilaku menyimpang dan bullying bagi remaja,” ungkap Bayu.
Ia berharap kegiatan serupa dapat meningkatkan kesadaran siswa terhadap konsekuensi hukum dan mendorong mereka menjauhi perilaku menyimpang, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
“Pentingnya pembinaan moral dan karakter di kalangan pelajar. Karena mencegah itu lebih baik daripada menjadi korban,” pungkasnya.
Editor: Amiruddin. MKReporter: Sanusi










