Home / Daerah

Minggu, 8 November 2026 - 09:36 WIB

MTQ Pidie Diikuti 770 Peserta, Bupati Sarjani Dorong Gerakan Satu Hari Satu Ayat

mm Amir Sagita

Bupati Pidie Sarjani Abdullah saat melantik dewan hakim pada pembukaan MTQ ke XXXVIII di Lapangan Beureunuen, Kecamatan Mutiara Timur, Sabtu malam (7/11/2026) (Foto.IST)

Bupati Pidie Sarjani Abdullah saat melantik dewan hakim pada pembukaan MTQ ke XXXVIII di Lapangan Beureunuen, Kecamatan Mutiara Timur, Sabtu malam (7/11/2026) (Foto.IST)

Sigli – Sebanyak 770 peserta dari 23 kecamatan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXVIII tingkat Kabupaten Pidie 2026. Ajang yang berlangsung selama sepekan, 7–13 November itu dibuka Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah di Lapangan Bola Kaki Mutiara, Kecamatan Mutiara Timur, Sabtu (7/11/2026).

Bupati didampingi Wakil Bupati Alzaizi Umar saat membuka kegiatan tersebut. Pembukaan ditandai dengan penampilan marching band, tarian massal, dan penyambutan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Sarjani mengatakan MTQ tidak semestinya berhenti sebagai perlombaan untuk mengejar gelar juara. Kegiatan itu, menurut dia, harus menjadi ruang untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus membentuk generasi yang beriman dan berakhlak.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Barat Menang di PTUN Banda Aceh

“Harapan kita, Al-Qur’an tidak hanya menjadi bacaan, tetapi menyatu dalam jiwa dan tercermin dalam perilaku, sehingga melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia,” kata Sarjani.

MTQ tahun ini mengusung tema “Al-Qur’an Meusyuhu di Tanah Pedir Mulia, Bersama Al-Qur’an Istiqamah dengan One Day One Ayat”. Tema tersebut diharapkan mendorong masyarakat membiasakan membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an melalui gerakan satu hari satu ayat.

Sarjani juga meminta para peserta menjaga sportivitas dan kejujuran selama perlombaan. Ia mengajak camat, kepala sekolah, pimpinan dayah dan pesantren, serta masyarakat terlibat dalam pembinaan generasi Qur’ani.

Baca Juga :  Panglima TNI Dampingi Presiden RI Tinjau Langsung Dampak Banjir dan Pengungsian Warga di Aceh Tamiang dan Bener Meriah

Kepala Dinas Syariat Islam Pidie, Fazli, yang juga Koordinator Lapangan MTQ, mengatakan terdapat delapan cabang yang diperlombakan. Cabang tersebut meliputi tilawah, qira’ah sab’ah, fahmil Qur’an, khattil Qur’an, tafsir, syarhil Qur’an, karya tulis ilmiah Al-Qur’an, dan tahfiz Al-Qur’an.

Panitia melibatkan 60 dewan hakim independen untuk menilai kemampuan peserta. Menurut Fazli, keterlibatan dewan hakim itu dimaksudkan menjaga objektivitas dan kualitas penilaian.

Selain menyemarakkan syiar Islam, MTQ juga diarahkan untuk menekan angka buta aksara Al-Qur’an di Pidie. Kompetisi ini sekaligus menjadi ajang seleksi untuk menjaring peserta terbaik yang akan mewakili kabupaten tersebut pada MTQ tingkat Provinsi Aceh di Kabupaten Aceh Barat Daya.

Baca Juga :  Kementerian Kesehatan RI Apresiasi Keberhasilan Puskesmas Darul Kamal

Pembukaan MTQ turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Pidie Samsul Azhar, Ketua TP-PKK Pidie Rohana Razali Sarjani, Ketua LPTQ Aceh Hajarur Akbar, Kepala Kantor Kementerian Agama Pidie Samhudi, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah, camat, pengurus LPTQ kecamatan, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.

Share :

Baca Juga

Daerah

Mendagri Pastikan Negara Hadir Bangun Hunian Tetap bagi Warga Terdampak Bencana

Daerah

H Mukhlis Takabeya Bangun Mushalla SMK Negeri 1 Gandapura

Aceh Timur

KIP Aceh Timur Ajak Insan Media Bantu Sosialisasi Pilkada Damai 2024

Daerah

Aksi Unjuk Rasa Tolak RUU Pilkada di DPR Aceh Dibubarkan Paksa, Sejumlah Mahasiswa Diamankan

Daerah

PMI Kirim 500 Ton Beras ke Aceh Lewat Jalur Laut, Wagub Fadhlullah Terima Bantuan Kemanusiaan

Daerah

Muspika Danau Paris Mediasi terkait Persoalan Warga dengan Pihak PT Delima Makmur

Daerah

DPC PBB Simeulue Sayangkan Sikap Ketua DPRK Simeulue

Daerah

Nasir Nurdin Tanggapi Tuduhan Suap, Sebut Isu sebagai Upaya Pembunuhan Karakter