Home / Daerah

Jumat, 22 Desember 2023 - 09:34 WIB

BNNP Aceh Rilis Capaian Kinerja Akhir Tahun, Brigjen Pol Rudy Ahmad Sudrajat: Perlu Dukungan Semua Elemen Ciptakan Lingkungan Bebas Narkoba

mm Redaksi

Banda Aceh – Brigjen. Pol. Rudy Ahmad Sudrajat, Kepala BNN Provinsi Aceh, menyuarakan keprihatinan terhadap peningkatan kejahatan narkotika yang menjadi ancaman global.

Menurutnya, masalah narkotika tidak lagi terbatas di perkotaan saja, melainkan telah merasuki segala lapisan kehidupan termasuk daerah perdesaan dan berbagai usia.

Dalam menanggapi hal ini, Brigjen. Pol. Rudy menyatakan pentingnya partisipasi aktif semua elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Hal ini sejalan dengan undang-undang yang ada serta Rencana Aksi Nasional P4GN, di mana BNN memiliki peran krusial dalam pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Baca Juga :  Sindikat Pencurian Ternak Beraksi di Darul Kamal, Tiga Ekor Lembu Diracun

BNNP Aceh telah gencar mengatasi masalah ini dengan strategi pengurangan, termasuk tindakan preventif dan penegakan hukum yang tegas. Untuk mencapai tujuan ini, kerjasama erat antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta sangatlah diperlukan. Dalam upaya pencegahan, BNNP Aceh juga melibatkan komunitas lokal dengan program edukasi, kegiatan sosial, dan kelompok pendukung.

Selaras dengan upaya nasional, BNNP Aceh terus berinovasi menggunakan teknologi mutakhir untuk memutus mata rantai peredaran narkotika. Kerjasama lintas sektor serta adaptasi strategi yang berkelanjutan menjadi kunci utama dalam menghadapi seriusnya masalah penyalahgunaan narkotika.

Baca Juga :  YARA Minta Gubernur Cabut Moratorium Getah Pinus Keluar

“Selain itu, Pemda Aceh juga mengajukan pembentukan BNNK yang direkomendasikan BNN, dengan beberapa kabupaten/kota yang direkomendasikan untuk pembentukan BNNK diantaranya Kabupaten Aceh Utara, Aceh Barat dan Aceh Tenggara. Data kinerja bidang pemberantasan serta upaya pemusnahan barang bukti narkotika juga menjadi bagian penting dari upaya ini, ” kata Rudy

Data Barang Bukti bidang Pemberantasan tahun 2023:

Sabu sebanyak 5.601,90 gram.

Ganja sebanyak 119.304,60 gram.

Kemudian Pemusnahan ladang ganja:

Gampong Meureu, Kabupaten Aceh Besar, luas 2,5 hektar dengan 2.500 pohon dan berat total 3,5 juta gram.

Baca Juga :  Jumat Berkah, Personel Rorena Polda Aceh Bagikan Bansos untuk Masyarakat

Gampong Meureu Bung U, Kabupaten Aceh Besar, luas 1,5 hektar dengan 1.500 pohon dan berat total 2,5 juta gram.

Gampong Meureu Bung U, Kabupaten Aceh Besar, luas 1,5 hektar dengan 5.000 pohon dan berat total 1 juta gram.

“Ini adalah langkah yang strategis dan berkelanjutan yang dilakukan oleh BNNP Aceh dalam mengatasi ancaman serius penyalahgunaan narkotika di Aceh, demi masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” pungkas Rudy. **

Share :

Baca Juga

Daerah

PT Banda Aceh Menghukum Mati 22 orang Terdakwa Narkotika Selama 2022

Daerah

Kejagung Raih Penghargaan Kolaborasi Strategis dalam Efektivitas Penanganan Korupsi

Daerah

Diduga Oknum DPRK Simeulue Selewengkan Dana Baitul Mal, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Daerah

Aktivis Perempuan sebut Ketua DPRA Alergi terkait upaya hukum yang dilakukan Polda Aceh

Daerah

Ribuan Pelajar Meriahkan Pawai 1 Muharram di Banda Aceh

Daerah

Krisis Air Bersih menjelang Idul Adha 1445 H

Daerah

BWS Sumatera I Kerahkan 17 Alat Berat untuk Percepatan Pemulihan Pascabencana di Aceh

Daerah

Taruna Akademi TNI Bantu Masyarakat Terdampak banjir di Provinsi Aceh