Home / Aceh Barat / Daerah / Pemerintah

Rabu, 27 Maret 2024 - 23:02 WIB

Ketua MPU Aceh Barat Minta Masyarakat Bersikap Bijak Terhadap Kedatangan Etnis Rohingya

mm Redaksi

Tgk. Mahdi Kari Usman, S. Pd

Tgk. Mahdi Kari Usman, S. Pd

Meulaboh – Kedatangan etnis Rohingya di wilayah Aceh Barat memicu beragam respon dari warga, terutama respon penolakan.

Menanggapi fenomena itu, Jetua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Barat, Tgk. Mahdi Kari Usman, S.Pd, menegaskan,pentingnya menjaga ketenangan dan bijak dalam menyikapi kehadiran para pengungsi Rohingya. “Kami mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya,” ucapnya kepada media Rabu (27/03/2024)

Baca Juga :  Bappeda Aceh Barat Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD 2025

Dalam menghadapi kedatangan etnis Rohingya di Aceh Barat, Tgk Mahdi kari menyerukan kepada masyarakat untuk bersikap bijak dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan serta ajaran agama Islam.

Tgl Mahdi Kari menegaskan bahwa agama Islam mengajarkan untuk memberikan bantuan kepada sesama muslim yang membutuhkan, termasuk dalam situasi kedatangan pengungsi. Namun, dalam hal ini, ia menekankan pentingnya tidak melupakan aspek kemanusiaan dan solidaritas antarumat beragama.

Baca Juga :  Sekda Aceh Besar Tinjau Masa Perkenalan Peserta Didik Baru Tingkat SD 

“Dalam menghadapi situasi ini, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Aceh Barat untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan oleh agama kita, sambil tetap memberikan bantuan kepada saudara-saudara muslim Rohingya yang membutuhkan perlindungan dan pertolongan,” ujarnya

Tgk Mahdi Kari juga menambahkan bahwa pemerintah daerah bersama-sama dengan lembaga kemanusiaan akan bekerja sama untuk memberikan bantuan dan perlindungan kepada para pengungsi Rohingya, dengan tetap memperhatikan keamanan dan ketertiban di Aceh Barat.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Terima Bantuan CSR Dua Unit Viar

Sementara itu, katanya pemerintah daerah Aceh Barat juga telah berkomitmen untuk menyediakan fasilitas kedaruraran yang sifatnya temporer.

Diharapkan dengan sikap bijak dan kerjasama yang solid antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga kemanusiaan, Aceh Barat dapat menjadi tempat perlindungan yang aman bagi para pengungsi Rohingya, sambil tetap menjaga harmoni dan keberagaman di tengah-tengah masyarakat Aceh Barat, pungkasnya. (nz/ril) 

Share :

Baca Juga

Daerah

Kemenkumham Aceh Gelar Wisuda bagi Purnabakti Pengayoman

Pemerintah

Mahyuzar Damping Pj Gubernur Aceh Tinjau Progres Pembangunan Bendungan Keureutoe

Nasional

Imigrasi Gagalkan 6 WNI Diduga Kerja Non-prosedural ke Kamboja

Nasional

Mendagri Ungkap Peran Strategis BPD dalam Pengawasan Pemerintahan Desa

Daerah

Mantan Pangdam IM: UUPA Tidak Perlu Direvisi, Implementasi Pasal-pasalnya Perlu Direalisasikan

Daerah

IBSF Gelar Konservasi Hiu dan Pari di Abdya

Nasional

Mendagri Apresiasi Harga Beras Turun di Banyak Daerah

Nasional

Hadapi Isu Geopolitik Global, Kemenko Polkam Perkuat FKUB dan Tokoh Agama